Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Ratusan kontrak diselesaikan dalam USDT atau BTC
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
IPO CoreWeave Dibuka Di Bawah Ekspektasi, Berakhir Hari Pertama Tanpa Keuntungan
Temukan berita dan acara fintech teratas!
Berlangganan newsletter FinTech Weekly
Dibaca oleh eksekutif di JP Morgan, Coinbase, Blackrock, Klarna dan lainnya
CoreWeave IPO Dibuka di Bawah Ekspektasi dalam Debut Pasar yang Tidak Merata
CoreWeave, startup infrastruktur AI yang menyewakan chip Nvidia, memulai debutnya di bursa Nasdaq dengan hasil yang kurang memuaskan, menutup sesi perdagangan pertama tanpa keuntungan. Penawaran umum perdana perusahaan yang sangat dinantikan ini gagal memenuhi harapan awal, menyoroti kehati-hatian investor yang lebih luas terhadap perusahaan kecerdasan buatan dan pencatatan di pasar saham secara umum.
Perusahaan menetapkan harga IPO di $40 per saham—di bawah kisaran proyeksinya sebesar $47 hingga $55—dan menjual lebih sedikit saham dari yang direncanakan awalnya. Penetapan harga ini memberi CoreWeave valuasi sekitar $23 miliar, turun dari perkiraan $32 miliar. Saham diperdagangkan dengan kode CRWV.
Hanya beberapa bulan lalu, CoreWeave adalah salah satu startup AI yang paling banyak dibicarakan, mengumpulkan dana pada Mei dengan valuasi $19 miliar. Investor termasuk OpenAI dan Fidelity. Perusahaan mengalami pertumbuhan pesat karena permintaan GPU Nvidia meningkat selama gelombang awal pengembangan AI.
Tanggapan Investor dan Kekhawatiran Keuangan
Meskipun hype awal, kekhawatiran investor mulai muncul selama roadshow IPO CoreWeave. Banyak yang menunjuk pada pengeluaran tinggi dan utang perusahaan.
Pada 2024, CoreWeave mencatat pendapatan sebesar $1,9 miliar tetapi juga melaporkan kerugian bersih sebesar $863 juta, didorong oleh biaya operasional besar. Menambah kekhawatiran investor adalah ketergantungan besar perusahaan pada Microsoft, yang menyumbang hampir dua pertiga dari pendapatan tahun lalu.
Perusahaan mengoperasikan pusat data yang penuh dengan GPU Nvidia, menyewakannya kepada klien yang mengembangkan sistem AI. Pada 2023, permintaan untuk chip ini sangat tinggi, tetapi ketersediaannya kemudian membaik dan biaya menurun. Tarif sewa GPU turun dari $5,50 per jam pada pertengahan 2023 menjadi $1,55 pada awal 2025, menurut Evan Conrad, CEO San Francisco Compute.
Tahun yang Sulit untuk IPO
Penawaran CoreWeave mengikuti serangkaian IPO yang kurang memuaskan. Venture Global, IPO terbesar tahun ini sejauh ini, memotong harga sahamnya lebih dari 40%, dan sahamnya tetap turun setelah peluncuran. SailPoint, perusahaan keamanan siber, juga mengalami penurunan saham pada hari pertama perdagangan. Keduanya masih diperdagangkan di bawah harga IPO mereka.
Polanya ini menimbulkan keraguan di kalangan perusahaan yang mempertimbangkan pencatatan di pasar saham. Klarna, StubHub, Chime Financial, dan Medline Industries adalah beberapa perusahaan yang menargetkan pencatatan tahun 2025. Kinerja CoreWeave bisa mempengaruhi waktu pencatatan mereka.
Selain itu, volatilitas pasar menambah tantangan. Fluktuasi tajam indeks saham membuat investor lebih ragu untuk mengambil posisi di perusahaan yang baru terdaftar. Dengan kepercayaan yang terguncang, aktivitas IPO bisa tetap lambat sepanjang sebagian besar tahun ini.
Apa yang Perlu Dibuktikan CoreWeave
Sekarang perusahaan sudah go public, mereka harus menunjukkan bahwa mereka mampu mengelola biaya dan tumbuh tanpa terlalu bergantung pada sekelompok kecil klien. Keberhasilan kemungkinan besar bergantung pada diversifikasi basis pelanggan dan membuktikan profitabilitas jangka panjangnya.
Seiring perusahaan AI berusaha matang dan menjangkau pasar yang lebih luas, hasil IPO CoreWeave menjadi pengingat: hype awal bisa cepat memudar jika keuangan tidak mendukungnya.