Bagaimana ketahanan pertumbuhan ekonomi dari kekuatan utama dunia? Pertanyaan ini belakangan menjadi fokus pasar.



Kalangan keuangan umumnya optimis tentang kinerja ke depan. Kecepatan ekspansi perusahaan tidak melambat, pendapatan dari transaksi tetap kuat, teknologi AI menurunkan biaya—faktor-faktor ini bersatu, membuat institusi keuangan besar di Wall Street memperkirakan hasil yang baik. Indeks KBW bank yang melacak 24 lembaga pinjaman besar tahun lalu meningkat sebesar 29%, kabar baik ini sudah tercermin dalam harga saham.

Namun yang benar-benar ingin diketahui investor adalah bagaimana para raksasa keuangan yang menguasai denyut nadi ekonomi memandang situasi tahun 2026. Kebanyakan institusi di Wall Street berpendapat: ekonomi AS akan terus membaik.

Saat ini, perhatian terhadap konsumsi sangat tinggi. Dalam situasi data pemerintah yang tidak dirilis, pasar memusatkan perhatian pada bidang konsumsi. Cadangan kerugian pinjaman, penggunaan dan pembayaran kartu kredit—indikator-indikator ini menjadi fokus utama yang diperhatikan semua orang.

Chief Market Strategist Jones Trading, Mike O’Lock, secara langsung menyatakan logika investasi saat ini: "Dari sudut pandang pasar, investor ingin memahami kondisi nyata konsumen biasa di AS melalui pernyataan manajemen bank tentang bisnis kartu kredit. Alasan pasar optimis terhadap prospek sangat jelas: industri perbankan sedang memasuki tahap awal pelonggaran regulasi, pertumbuhan ekonomi kuat, dan kurva hasil obligasi pemerintah menunjukkan kenaikan yang curam." Faktor-faktor ini bersamaan, membuat kinerja saham bank besar melampaui indeks S&P 500.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • 9
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
AirdropDreamervip
· 21jam yang lalu
Kenaikan saham bank ini, rasanya sudah terlalu tinggi... Sekarang pertanyaannya adalah apakah benar-benar bisa bertahan sampai tahun 26
Lihat AsliBalas0
AirdropworkerZhangvip
· 01-14 10:04
Saham bank kembali naik, cuma nggak tahu kondisi kantong konsumen seperti apa, rasanya data kartu kredit yang sebenarnya.
Lihat AsliBalas0
NestedFoxvip
· 01-14 07:55
Saham perbankan naik 29% semuanya sudah tercermin dalam harga sahamnya, sekarang tinggal melihat apakah sisi konsumsi bisa bertahan... Rasanya ekspektasi optimisme ini sedikit terlalu berlebihan.
Lihat AsliBalas0
RebaseVictimvip
· 01-14 07:54
Sedang membanggakan ekonomi Amerika lagi, nanti saat dibanting jangan menangis ya
Lihat AsliBalas0
RatioHuntervip
· 01-14 07:53
Saham bank melonjak gila, tapi data konsumsi nyata bagaimana? Data pemerintah terputus, mulai tebak-tebakan sembarangan, pola ini agak meragukan nih
Lihat AsliBalas0
AlwaysMissingTopsvip
· 01-14 07:52
Saham bank naik lagi 29%? Penipuan ini benar-benar menyenangkan, saya bertaruh lima rupiah bahwa tahun depan akan berbalik arah.
Lihat AsliBalas0
MysteriousZhangvip
· 01-14 07:50
Sekali lagi ada sekumpulan data yang memuji ketahanan ekonomi AS, seolah-olah benar-benar seperti itu... Kenapa tidak bertanya kepada orang biasa apakah dompet mereka tebal atau tidak?
Lihat AsliBalas0
ShadowStakervip
· 01-14 07:35
bank membaca kartu kredit seperti ramalan suci... langkah klasik saat data sebenarnya hilang. 29% kenaikan sudah dihitung, jadi apa yang sebenarnya tersisa untuk diperas di sini?
Lihat AsliBalas0
GasFeeGazervip
· 01-14 07:33
29% kenaikan sudah diambil semua, baru mau lihat ke 2026? Agak terlambat ya haha
Lihat AsliBalas0
Lihat Lebih Banyak
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)