Penurunan inflasi memicu rebound preferensi risiko, Bitcoin menembus $95.000 memimpin pasar kripto

Pasar kripto menyambut rebound yang jelas didorong oleh perbaikan lingkungan makro. Berdasarkan berita terbaru, data inflasi AS lebih rendah dari perkiraan, semakin memperkuat ekspektasi pasar terhadap Federal Reserve untuk melanjutkan penurunan suku bunga, tekanan hasil obligasi berkurang, dan lingkungan likuiditas membaik. Dalam konteks ini, Bitcoin secara tiba-tiba menembus angka $95.000 pada hari Rabu, mencatat rekor tertinggi dalam satu minggu terakhir, mendekati batas atas kisaran harga yang terbentuk pada Januari. Preferensi risiko pasar juga meningkat secara bersamaan, dan aset kripto utama seperti Ethereum, Solana, Cardano, dan lainnya mengalami kenaikan umum.

Kenaikan Multi-Aset, Sentimen Pasar Berbalik

Data harga dan kenaikan

Kenaikan kali ini bukan hanya kinerja satu aset tunggal, melainkan menunjukkan pemulihan secara keseluruhan. Berdasarkan data cepat:

  • Bitcoin naik lebih dari 4% dalam 24 jam terakhir, kembali menarik aliran dana ke aset yang langka ini yang bukan milik negara
  • Ethereum menunjukkan performa yang lebih kuat, naik lebih dari 7% dalam satu hari, dan harga kembali mendekati $3.330
  • Token seperti SOL, ADA, XRP, dan BNB umumnya naik antara 8% hingga 9%

Dari segi pangsa pasar, Bitcoin tetap memegang dominasi mutlak. Berdasarkan data terkait, kapitalisasi pasar BTC mencapai $1,9 triliun, dengan pangsa 58,43% dari seluruh pasar kripto, dan volume perdagangan 24 jam lebih dari $6 miliar. Struktur pasar ini menunjukkan bahwa performa harga Bitcoin memiliki pengaruh terbesar terhadap sentimen seluruh pasar.

Faktor Penggerak Makro

Katalis langsung dari kenaikan ini berasal dari data inflasi AS. Tingkat inflasi yang lebih rendah dari perkiraan semakin memperkuat penilaian investor bahwa Federal Reserve akan melanjutkan jalur penurunan suku bunga hingga 2026. Perubahan ekspektasi ini memicu reaksi berantai:

  • Tekanan hasil obligasi meningkat, daya tarik aset berisiko seperti obligasi hasil tinggi meningkat
  • Lingkungan likuiditas secara keseluruhan membaik, dana mengalir dari aset berisiko rendah ke aset berisiko tinggi
  • Aset yang dianggap tidak terpengaruh risiko kredit bank sentral kembali diminati, dan atribut “penyimpan nilai” Bitcoin kembali diperkuat pasar

Selain itu, berdasarkan berita terbaru, Departemen Kehakiman AS melakukan penyelidikan terhadap hal-hal terkait Federal Reserve, yang menyebabkan dolar AS melemah secara sementara. Dalam konteks depresiasi dolar, Bitcoin yang dihargai dalam dolar menjadi lebih menarik, yang selanjutnya mendorong harga naik.

Sinyal dari Pasar Derivatif

Volume posisi short yang dilikuidasi

Kenaikan ini disertai dengan likuidasi posisi short dalam jumlah besar. Berdasarkan data Coinglass, dalam satu hari terakhir, jumlah likuidasi di pasar derivatif kripto melebihi $680 juta, sebagian besar adalah posisi short. Ini mencerminkan adanya posisi leverage short yang cukup besar di pasar, yang terpaksa dilikuidasi saat harga melonjak cepat.

Kekhawatiran terhadap volatilitas pasar

Seiring harga yang cepat naik, dana leverage kembali mengalir, yang berarti volatilitas pasar dalam jangka pendek mungkin akan semakin membesar. Dalam kondisi ini, harga bisa berfluktuasi dalam rentang yang cukup besar, baik melanjutkan kenaikan maupun mengalami koreksi. Bagi trader, penting untuk memperhatikan tingkat leverage dan level likuidasi di pasar derivatif.

Dukungan dari Latar Belakang Makro

Rebound kali ini tidak terbatas pada pasar kripto. Pasar keuangan tradisional juga menguat secara bersamaan, indeks saham Asia mencapai titik tertinggi dalam fase ini, dan harga logam mulia tetap berada di kisaran tinggi. Ini mencerminkan bahwa investor secara umum lebih cenderung mengalokasikan dana ke aset yang dapat memperoleh manfaat dari lingkungan keuangan yang longgar dan ketidakpastian mata uang.

Bagi pasar kripto, latar belakang makro ini memberikan dukungan penting terhadap performa lebih lanjut Bitcoin dan token utama hingga 2026. Selama inflasi tetap moderat dan Federal Reserve mempertahankan ekspektasi kebijakan yang longgar, aset berisiko diharapkan terus menarik dana.

Ringkasan

Data inflasi yang positif secara langsung memperbaiki lingkungan makro, mendorong preferensi risiko kembali meningkat, dan selanjutnya mendorong Bitcoin menembus $95.000 serta rebound keseluruhan pasar kripto. Ini bukan hanya fluktuasi harga yang terisolasi, melainkan hasil dari perbaikan likuiditas makro dan perubahan sentimen pasar. Perlu diingat bahwa volume likuidasi posisi short di pasar derivatif cukup besar, dan dana leverage yang kembali masuk dapat memperbesar volatilitas jangka pendek. Ke depannya, kunci utama adalah memantau apakah ekspektasi kebijakan Federal Reserve dapat dipertahankan dan apakah data inflasi akan terus menurun, karena ini akan langsung mempengaruhi performa berkelanjutan aset kripto.

BTC3,25%
ETH4,99%
SOL1,97%
ADA0,87%
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)