Selama volatilitas pasar, umumnya disarankan untuk menggunakan strategi perdagangan yang membantu mengelola risiko. Berikut adalah beberapa strategi yang sering dipertimbangkan trader:
Diversifikasi: Sebarkan investasi Anda di berbagai aset untuk mengurangi risiko. Ini dapat membantu melindungi portofolio Anda dari kerugian besar jika satu kelas aset berkinerja buruk.
Penggunaan Stop-Loss Orders: Tetapkan stop-loss order untuk secara otomatis menjual sekuritas ketika mencapai harga tertentu. Ini dapat membantu membatasi kerugian di pasar yang bergejolak.
Hedging: Gunakan opsi atau kontrak berjangka untuk mengimbangi potensi kerugian dalam portofolio Anda. Strategi ini dapat membantu melindungi dari risiko penurunan.
Mengurangi Ukuran Posisi: Di pasar yang bergejolak, pertimbangkan untuk mengurangi ukuran posisi Anda untuk membatasi potensi kerugian.
Fokus pada Kualitas: Berinvestasi dalam aset berkualitas tinggi dengan fundamental yang kuat. Aset-aset ini mungkin lebih tangguh selama penurunan pasar.
Tetap Terinformasi: Ikuti berita dan tren pasar untuk membuat keputusan yang tepat. Pasar yang bergejolak dapat berubah dengan cepat, jadi tetap mendapat informasi sangat penting.
Pertahankan Cadangan Kas: Simpan sejumlah uang tunai untuk memanfaatkan peluang pembelian yang mungkin timbul selama volatilitas pasar.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
#What’s your trading strategy during market volatility?
Selama volatilitas pasar, umumnya disarankan untuk menggunakan strategi perdagangan yang membantu mengelola risiko. Berikut adalah beberapa strategi yang sering dipertimbangkan trader:
Diversifikasi: Sebarkan investasi Anda di berbagai aset untuk mengurangi risiko. Ini dapat membantu melindungi portofolio Anda dari kerugian besar jika satu kelas aset berkinerja buruk.
Penggunaan Stop-Loss Orders: Tetapkan stop-loss order untuk secara otomatis menjual sekuritas ketika mencapai harga tertentu. Ini dapat membantu membatasi kerugian di pasar yang bergejolak.
Hedging: Gunakan opsi atau kontrak berjangka untuk mengimbangi potensi kerugian dalam portofolio Anda. Strategi ini dapat membantu melindungi dari risiko penurunan.
Mengurangi Ukuran Posisi: Di pasar yang bergejolak, pertimbangkan untuk mengurangi ukuran posisi Anda untuk membatasi potensi kerugian.
Fokus pada Kualitas: Berinvestasi dalam aset berkualitas tinggi dengan fundamental yang kuat. Aset-aset ini mungkin lebih tangguh selama penurunan pasar.
Tetap Terinformasi: Ikuti berita dan tren pasar untuk membuat keputusan yang tepat. Pasar yang bergejolak dapat berubah dengan cepat, jadi tetap mendapat informasi sangat penting.
Pertahankan Cadangan Kas: Simpan sejumlah uang tunai untuk memanfaatkan peluang pembelian yang mungkin timbul selama volatilitas pasar.