Saya perhatikan bahwa banyak trader melewatkan salah satu sinyal pembalikan yang paling andal di grafik — pola triple top dan triple bottom. Model yang sempurna jarang muncul, tetapi ketika mereka muncul, ini adalah alasan serius untuk memperhatikan.



Saya akan mulai dengan praktiknya. Ketika saya melihat grafik harian Bitcoin, saya mencari momen di mana harga menyentuh satu level tiga kali dan tidak bisa menembusnya. Ini bisa berupa support (dasar) maupun resistance (puncak). Jika tiga percobaan membalik dalam jarak 0,4% satu sama lain — itu adalah sinyal.

Triple bottom dalam trading bekerja seperti ini: pasar turun, menemukan support, memantul, turun lagi, kembali memantul, dan kali ketiga menyentuh level yang sama. Tampak seperti huruf W. Ketika ini terjadi, penjual kehabisan tenaga, dan pantulan berikutnya sudah cukup energi untuk menembus resistance di atasnya. Ini adalah pembalikan bullish, dan bagi trader long ini adalah titik masuk yang bagus.

Sebaliknya — triple top. Pola ini terbentuk setelah kenaikan yang stabil, ketika pembeli tidak mampu melanjutkan rally. Harga menyentuh maksimum tiga kali, setiap kali berbalik. Pola ini mirip huruf M. Ketika dikonfirmasi dengan penembusan ke bawah melalui support, ini adalah sinyal untuk short.

Contoh dari sejarah menunjukkan bahwa pola ini bekerja. Musim panas 2021, di Ethereum, ada tiga titik terendah: 1728, 1697, dan 1716 dolar. Maksimum di antara mereka — 2912 dolar. Ketika harga menembus level ini, harga naik sejauh tinggi pola. Jaraknya 1215 dolar, dan level targetnya menjadi 4127 dolar.

Bagaimana cara trading yang benar berdasarkan sinyal ini? Yang utama — tunggu konfirmasi. Jangan masuk terlalu awal hanya karena melihat tiga percobaan. Konfirmasi datang saat harga menembus level resistance horizontal (untuk bottom) atau support (untuk top). Baru kemudian buka posisi.

Untuk masuk, diperlukan tiga hal: titik masuk saat breakout, stop-loss di bawah titik terendah pola (untuk posisi long), dan take-profit yang dihitung sebagai jarak dari bottom ke top, ditambahkan ke harga breakout.

Volume juga penting. Jika breakout terjadi dengan volume yang meningkat, peluang keberhasilannya lebih tinggi. Volume yang lemah sering menyebabkan false breakout. Ini sangat penting untuk altcoin kecil dengan likuiditas rendah — di mana breakout kurang dapat diandalkan.

Ada juga batasan. Pemula sering salah masuk sebelum konfirmasi, dan mengalami kerugian. Selalu pasang stop-loss untuk melindungi akun. Selain itu, tidak semua cryptocurrency menunjukkan pola yang jelas — ini tergantung pada likuiditas dan volume perdagangan.

Triple bottom dalam trading bukanlah peluru ajaib, tetapi salah satu alat analisis teknikal yang paling teruji. Ketika Anda melihat pola ini di grafik cryptocurrency besar, patut diperhatikan. Yang utama — tunggu konfirmasi, kelola risiko, dan jangan terburu-buru. Pasar cryptocurrency memberi banyak peluang, tetapi hanya trader yang sabar yang bisa memanfaatkannya.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan