Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Ada hal yang cukup menarik terjadi di pasar tenaga kerja AS akhir-akhir ini. Pengumuman pemutusan hubungan kerja atau yang sering kita sebut PHK artinya adalah pemangkasan pekerjaan yang sudah diumumkan perusahaan, dan bulan Januari data ini melonjak drastis—naik 205% menjadi lebih dari 108 ribu kasus. Ini level tertinggi sejak Januari 2009, saat Lehman Brothers jatuh. Jadi kalau PHK artinya adalah pemutusan hubungan kerja yang direncanakan, maka apa yang kita lihat sekarang adalah sinyal peringatan dini yang cukup serius tentang kondisi pasar kerja.
Sebagian besar pengurangan datang dari sektor teknologi dengan Amazon memimpin, sementara UPS juga mengumumkan puluhan ribu PHK. Secara year-over-year, angkanya naik 118%, menunjukkan pendinginan yang tajam di tahun pertama Trump kembali ke kursi presiden. Penting dicatat bahwa data PHK artinya bisa menjadi indikator lebih awal dibanding laporan penggajian resmi dari Labor Department, yang masih menunjukkan pasar kerja yang kuat.
Data privat lainnya juga menunjukkan sinyal yang sama. Truflation, yang mengukur inflasi real-time berbasis blockchain, menunjukkan penurunan tajam menjadi di bawah 1%, jauh berbeda dengan CPI resmi yang masih di atas target 2% Fed. Kombinasi kedua indikator ini—PHK yang melonjak dan inflasi yang turun—menciptakan tekanan pada Federal Reserve untuk mulai menurunkan suku bunga.
Untuk Bitcoin bulls, ini adalah kabar bagus. Jika Fed memang bergerak aggressive dalam memotong rates, aset berisiko seperti Bitcoin bisa mendapat dukungan. BTC saat ini trading di sekitar $73.91K, masih jauh dari ATH-nya di $126.08K. Proyeksi analis sangat beragam—JPMorgan mengharapkan Fed hold rates sepanjang 2026 lalu naikkan di 2027, sementara beberapa bank lain melihat minimal dua kali rate cut 25 basis poin tahun ini. Ada juga ekonom yang percaya Kevin Warsh, calon ketua Fed pilihan Trump, akan memotong rates hingga 100 basis poin sebelum pemilihan tengah semester.
Yang menarik adalah ketika PHK artinya menjadi lebih relevan, itu berarti pasar kerja sedang mengalami stress yang serius, dan biasanya itu adalah trigger bagi central bank untuk mengambil aksi. Jadi untuk saat ini, data yang terlihat kurang bagus di permukaan bisa jadi justru bullish signal untuk crypto market. Situasinya masih fluid dan penuh ketidakpastian, tapi momentum ini worth watching untuk portfolio allocation ke aset berisiko.