#Gate广场四月发帖挑战


Institusi keuangan Korea Selatan sedang menggunakan nama "melayani pengguna asing" untuk menghindari larangan ketat terhadap kripto di dalam negeri, dan melakukan pengujian serta pembangunan infrastruktur pembayaran stablecoin secara lebih awal. Ini bukan layanan langsung untuk penduduk lokal Korea Selatan, melainkan sebuah perlombaan infrastruktur untuk mewujudkan "Undang-Undang Dasar Aset Digital".

Analisis Strategi Kunci

Strategi "Sandbox Kepatuhan":
Hukum Korea Selatan memberlakukan pembatasan yang sangat ketat terhadap stablecoin won Korea dan pembayaran kripto, tetapi ada celah regulasi terkait kebutuhan wisatawan asing dan pebisnis lintas negara. Institusi keuangan memanfaatkan celah ini dengan bekerja sama dengan raksasa global yang patuh seperti Circle (USDC), Coinbase, dan lainnya, menjalankan seluruh proses pembayaran di bawah nama "pilot", yang sebenarnya adalah uji tekanan untuk menghindari regulasi saat ini.

Posisi Raksasa, Infrastruktur Lebih Dulu:
Dari Hana Bank, BC Card hingga perusahaan pembayaran Danal, hampir semua institusi keuangan utama sudah terlibat. Mereka bekerja sama dengan berbagai pihak dan menguji teknologi berbeda (seperti pembayaran berbasis kartu, konversi gateway), tetapi tujuan utamanya sama: menyelesaikan integrasi teknologi, model pengendalian risiko, dan verifikasi skenario pengguna sebelum regulasi resmi dibuka, agar dapat meluncurkan layanan pertama kali saat pasar meledak.

Pilihan Pasar yang Jelas: USDC:
Semua pilot memilih USDC, bukan USDT, menunjukkan bahwa institusi Korea menganggap kepatuhan dan transparansi audit sebagai prioritas utama. Langkah ini akan memperkuat posisi dominasi Circle dan ekosistemnya di pasar patuh di Asia. Selain itu, RLUSD dari Ripple juga sudah tersedia di bursa Korea, menandai bahwa kompetisi di masa depan akan semakin ketat.

Dampak Jangka Panjang dan Peluang

Jangka Pendek (1 tahun): Pilot ini tidak akan langsung membawa peningkatan dana secara besar-besaran, tetapi adopsi dan kepercayaan terhadap USDC akan menjadi keuntungan jangka panjang.

Jangka Menengah (1-3 tahun): Setelah Undang-Undang Dasar Aset Digital disahkan, institusi yang sudah melakukan penempatan awal ini akan mampu beralih ke "mode komersial" secara instan, dengan cepat merebut pangsa pasar. Pada saat itu, konversi, pembayaran, dan penyelesaian antara won Korea dan stablecoin akan membentuk pasar yang besar.

Insight Investasi: Ini pada dasarnya adalah perebutan jalur pembayaran, bukan peluang trading jangka pendek. Untuk jangka panjang, fokuslah pada penerbit stablecoin patuh yang memiliki kemitraan mendalam di Korea, penyedia teknologi pembayaran, dan perusahaan fintech.

Ringkasan: Raksasa keuangan Korea Selatan sedang berusaha keras membangun infrastruktur sistem pembayaran generasi berikutnya di bawah kedok "melayani orang asing", menunggu saat gerbang regulasi domestik dibuka.
Lihat Asli
post-image
post-image
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan