Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
BRICS Menghindari Perdebatan Mata Uang di KTT India 2026
Dalam penjelasan kebijakan yang penting, Presiden Brasil Lula da Silva mengonfirmasi bahwa KTT BRICS yang akan datang pada tahun 2026 di India secara sengaja tidak akan membahas tentang pembentukan mata uang bersama atau strategi de-dolarisasi. Pengumuman ini menandai pergeseran strategis dalam pendekatan organisasi terhadap pembentukan arsitektur keuangan global.
Sikap Resmi tentang Diskusi Mata Uang
Keputusan pimpinan BRICS untuk menghindari topik terkait mata uang mencerminkan pendekatan yang berhati-hati terhadap kerja sama moneter internasional. Meskipun Presiden Lula mengakui potensi pengaturan perdagangan bilateral—seperti Brasil dan India melakukan perdagangan dengan mata uang lokal mereka sendiri alih-alih bergantung pada dolar AS—dia secara tegas menekankan bahwa inisiatif tersebut tidak boleh dipandang sebagai gerakan anti-dolar. Posisi yang bernuansa ini mengakui manfaat praktis diversifikasi mata uang sambil menghormati peran yang melekat dari transaksi berbasis dolar dalam perdagangan global.
Pendekatan Perdagangan yang Pragmatik Antar Negara
Alih-alih mendorong reformasi mata uang sistemik di tingkat multinasional, anggota BRICS tampaknya mengejar kesepakatan bilateral yang terdesentralisasi. Pernyataan Lula menunjukkan bahwa negara anggota lebih memilih fleksibilitas dalam kemitraan perdagangan individual daripada kebijakan moneter kolektif. Pendekatan ini memungkinkan setiap negara mengoptimalkan pengaturan perdagangannya dengan mitra sambil menjaga stabilitas dalam sistem keuangan yang lebih luas.
Kekuatan Dolar yang Bertahan dalam Keuangan Global
Pengakuan Presiden Lula terhadap kekuatan dolar AS sangat penting mengingat perdebatan yang sedang berlangsung tentang diversifikasi mata uang cadangan. Dia menekankan posisi ekonomi penting yang dimiliki India dan China dalam ekonomi global, secara implisit mengakui bahwa setiap perubahan mendasar dalam dinamika mata uang akan membutuhkan konsensus di antara kekuatan ekonomi utama dunia. Keputusan untuk mengabaikan berita mata uang BRICS dari agenda 2026 menunjukkan bahwa negara anggota menyadari kompleksitas yang terlibat dalam menantang dominasi dolar.
Implikasi untuk Kerja Sama Perdagangan di Masa Depan
Dengan mengeluarkan diskusi mata uang dari KTT resmi BRICS, organisasi ini memprioritaskan stabilitas dan pragmatisme daripada restrukturisasi keuangan yang revolusioner. Sikap yang berhati-hati ini mungkin mengecewakan para pendukung de-dolarisasi cepat, tetapi mencerminkan penilaian realistis terhadap kenyataan moneter global dan beragam kepentingan dalam koalisi BRICS.