Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
#AnthropicSuesUSDefenseDepartment
Anthropic Mengajukan Gugatan Terhadap Departemen Pertahanan AS — Perdebatan Kebijakan AI Meningkat
Industri kecerdasan buatan telah memasuki momen kritis lainnya setelah Anthropic mengajukan gugatan terhadap Departemen Pertahanan AS (DoD). Kasus ini berfokus pada kekhawatiran tentang bagaimana pemerintah dapat menggunakan model AI canggih dan apakah kerangka hukum serta etika yang tepat sedang diikuti.
Anthropic, salah satu perusahaan riset AI terkemuka yang mengembangkan model bahasa besar, berpendapat bahwa tindakan tertentu dari pemerintah yang melibatkan sistem AI dapat melanggar ketentuan kontrak, perjanjian keselamatan, atau perlindungan kekayaan intelektual. Sengketa ini menyoroti ketegangan yang semakin meningkat antara pengembang AI dan lembaga pemerintah yang berusaha menerapkan teknologi canggih dalam operasi pertahanan dan keamanan nasional.
Dari perspektif yang lebih luas, kasus ini mencerminkan masalah yang lebih besar: siapa yang mengendalikan masa depan sistem AI yang kuat.
Pemerintah di seluruh dunia dengan cepat mengintegrasikan kecerdasan buatan ke dalam bidang seperti keamanan siber, analisis intelijen, perencanaan militer, dan sistem otonom. Pada saat yang sama, perusahaan teknologi semakin berhati-hati tentang bagaimana model mereka digunakan, terutama di sektor sensitif seperti pertahanan.
Dari sudut pandang Dragon Fly Official, gugatan ini menandakan bahwa fase berikutnya dari revolusi AI tidak hanya akan tentang inovasi — tetapi juga akan berkisar pada regulasi, kontrol, dan batasan etika.
Perusahaan AI besar mulai menarik garis yang lebih jelas mengenai penggunaan teknologi mereka yang dapat diterima. Jika pengadilan memihak pengembang, hal ini dapat mengubah cara pemerintah mengakses atau menerapkan model AI swasta. Jika pemerintah menang, hal ini dapat memperluas kemampuan lembaga negara untuk mengintegrasikan AI mutakhir ke dalam infrastruktur pertahanan.
Bagaimanapun, kasus ini menyoroti persimpangan yang semakin berkembang antara kekuatan teknologi, keamanan nasional, dan regulasi global.
Dragon Fly Official percaya bahwa perkembangan ini dapat mempengaruhi tidak hanya kebijakan AI tetapi juga ekosistem teknologi yang lebih luas, saat perusahaan dan pemerintah bernegosiasi tentang keseimbangan antara inovasi, keselamatan, dan keuntungan strategis.
Peringatan Risiko:
Perkembangan teknologi dan kebijakan dapat mempengaruhi pasar dan sektor inovasi. Dragon Fly Official berbagi analisis, bukan nasihat keuangan. Selalu lakukan riset sendiri.