Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Ketika “Kekuatan Perempuan” Masuk ke Blockchain: Dunia Kripto Tidak Hanya Sekadar Kode dan Grafik K-line
Setiap tahun saat Hari Perempuan Internasional, orang-orang akan membicarakan tentang kebangkitan perempuan di berbagai industri. Dan di dunia kripto yang dulu dianggap “sangat maskulin dan teknis,” pengaruh perempuan sebenarnya sudah diam-diam mengubah aturan permainan.
Banyak orang pertama kali mengenal Bitcoin atau Ethereum, gambaran yang muncul di benak biasanya adalah: programmer, mesin penambang, trader yang memantau grafik di tengah malam. Tapi sebenarnya, dalam ekosistem blockchain, perempuan tidak hanya sebagai peserta, tetapi juga sebagai penggerak, pembangun, bahkan pencipta narasi.
Contohnya adalah nama yang sangat penting di industri ini—Elizabeth Stark.
Dia adalah salah satu pendiri Lightning Labs dan juga salah satu pendorong utama Lightning Network. Tujuan dari jaringan ini sangat sederhana: membuat pembayaran Bitcoin menjadi lebih cepat, lebih murah, dan lebih mendekati penggunaan sehari-hari.
Banyak orang mungkin tidak tahu, jika tidak ada pengembangan berkelanjutan dari Lightning Network, sulit bagi Bitcoin untuk melangkah ke narasi “jaringan pembayaran global” saat ini. Dengan kata lain, dalam perjalanan ekspansi dan aplikasi nyata Bitcoin, perempuan telah memainkan peran kunci.
Di garis depan lain, ada juga perempuan yang mengubah kerangka regulasi dan sistem industri. Contohnya adalah Hester Peirce. Dia telah lama memperjuangkan kerangka regulasi kripto yang lebih jelas di U.S. Securities and Exchange Commission, sehingga dijuluki “Crypto Mom” oleh komunitas kripto.
Julukan ini sangat menarik karena mengandung unsur humor sekaligus rasa hormat. Banyak usulnya mendorong regulasi dari “regulasi penindasan” menjadi “regulasi berbasis aturan.” Dengan kata lain, dia berharap industri kripto dapat berkembang dalam lingkungan yang legal, bukan terus berada di zona abu-abu.
Dari aspek teknologi hingga kebijakan, dari jaringan pembayaran hingga aturan pasar, peran perempuan di dunia kripto semakin beragam.
Sebenarnya, jika melihat kembali sejarah keuangan secara keseluruhan, masuknya perempuan ke industri keuangan sendiri adalah proses yang terus berkembang. Dari awal sebagai teller bank, hingga manajer dana, hingga pengusaha fintech, setiap tahap disertai dengan terobosan baru.
Dan industri blockchain justru merupakan titik awal yang baru.
Karena ini adalah industri yang belum sepenuhnya terbentuk, aturan, struktur, dan ekosistemnya sedang berubah dengan cepat. Dalam lingkungan seperti ini, gender bukanlah faktor penentu utama; yang benar-benar penting adalah wawasan, kemampuan teknis, dan visi jangka panjang.
Jadi, saat kita membicarakan “Kekuatan Perempuan di Dunia Kripto” dalam Hari Perempuan Internasional ini, sebenarnya kita tidak hanya memberi penghormatan kepada beberapa pemimpin perempuan, tetapi juga menyaksikan perubahan struktur industri.
Dulu, dunia kripto dianggap sebagai perpanjangan dari budaya “geek.” Sekarang, dunia ini semakin mirip ekosistem ekonomi global yang beragam.
Perempuan terus meninggalkan jejaknya dalam ekosistem ini.
Mungkin suatu hari nanti, saat orang meninjau sejarah kripto, mereka akan menyadari bahwa:
Banyak titik penting sebenarnya bersinar dengan “cahaya” mereka.