Crypto Turun Berlanjut Merangsek: Bitcoin Terkoreksi dan Korelasi Nasdaq Menguat Positif

Crypto turun semakin dalam pada awal minggu ini seiring dengan runtuhnya saham-saham teknologi di bursa Amerika dan koreksi tajam pada harga emas. Sentimen negatif yang meresap di pasar global menciptakan tekanan jual yang signifikan di seluruh aset digital, dengan Bitcoin yang menjadi barometer utama sedang diperdagangkan pada level $67.24K—turun 1,44% dalam 24 jam terakhir.

Pergerakan harga yang serempak ini mengindikasikan perubahan fundamental dalam struktur pasar. Indeks volatilitas tersirat untuk Bitcoin dan Ether mencatat penurunan tajam dari puncak bulanan, namun kekhawatiran investor masih terpancar dari aktivitas opsi di Deribit. Posisi jual untuk kedua aset tersebut terus diperdagangkan dengan premium lebih tinggi dibandingkan posisi beli, merefleksikan ekspektasi bearish meskipun tingkat defensif kini melemah dibanding dua minggu lalu.

Altcoin Terdampak Parah dengan Memecoin Memimpin Jatuh

Ketika crypto turun, altcoin pada umumnya mengalami dampak yang lebih dalam. Memecoin seperti PEPE mencatat kerugian sebesar 4,33%, sementara DOGE turun 1,55% dan TRUMP anjlok 4,40% dalam periode 24 jam. Koreksi ini mencerminkan pengambilan keuntungan yang agresif di segmen spekulatif pasca periode performa outperforming sebelumnya.

Namun fenomena menarik terjadi pada layer yang berbeda. Token AI seperti MORPHO justru mencatat kenaikan 10,58% dalam seminggu, menciptakan kontras signifikan dengan penurunan mayoritas altcoin. Sementara itu, ZEC meskipun turun 10,99% dalam jangka waktu yang sama, tetap menunjukkan risilinasi tersendiri di tengah tekanan pasar umum. LayerZero (ZRO) yang sebelumnya terkoreksi kini bangkit dengan peningkatan 25,24% pasca pengumuman kolaborasi dengan Citadel Securities dan DTCC.

Open Interest dan Likuidasi Derivatif Menceritakan Kisah Panik Berkurang

Aktivitas di pasar futures mengungkapkan narasi yang lebih optimis di balik layar. Total notional open interest di industri telah menyusut 1,5% menjadi $93 miliar dalam 24 jam, mencapai level terendah dalam beberapa bulan. Kontrasi ini disertai dengan likuidasi leverage senilai $229 miliar yang dipaksa oleh bursa—mayoritas merupakan posisi long yang terpangkas.

Open interest pada kontrak DOGE berkontraksi 4%, memimpin tren penurunan di sebagian besar aset utama seperti PEPE, LINK, dan AVAX yang masing-masing mengalami pengurangan 3-5%. Tren deleveraging ini sebenarnya menunjukkan penyesuaian posisi yang sehat, bukan kepanikan masif. Minat terbuka pada HYPE, yang baru-baru ini menunjukkan kinerja cemerlang, telah menyusut menjadi 44,45 juta HYPE—level terendah sejak awal Desember—mencerminkan profit-taking sistematis.

Korelasi Bitcoin-Nasdaq Bergeser Positif: Implikasi Pasar Struktural

Perubahan paling signifikan dari analisis teknis adalah transformasi korelasi antara Bitcoin dan Nasdaq. Indikator koefisien korelasi telah berfluktuasi drastis dari negatif 0,68 menjadi positif 0,72 sejak 3 Februari—suatu perubahan 140 basis poin yang merefleksikan re-kalibrasi fundamental dari hubungan aset digital dengan ekosistem teknologi.

Fenomena ini menandakan bahwa investor institusional kini memperlakukan Bitcoin lebih sebagai aset teknologi daripada safe haven. Keterkaitan ini diperkuat oleh penjualan yang terkoordinasi pada sektor teknologi yang didorong oleh kekhawatiran akan disruption AI terhadap berbagai industri. Emas, sementara itu, juga mengalami tekanan serupa dengan jatuh 2,4% dalam 24 jam, diperdagangkan pada $4.928 setelah gagal mempertahankan support di atas $5.000.

Dominasi Bitcoin Tetap Stabil di Tengah Volatilitas Altcoin

Metrik dominasi Bitcoin telah berfluktuasi dalam range 57,4% hingga 60,1% sejak September, mengindikasikan bahwa aliran modal masih bersirkulasi dalam ekosistem meskipun proporsinya berubah-ubah. Altcoin terus mengikuti pergerakan Bitcoin dalam framework makro, namun diferensiasi performa individual semakin tajam menciptakan peluang selective picking.

Kelemahan relatif terus berlanjut pada timeframe intraday, dengan HYPE, SUI, dan ASTER masing-masing turun 2,91%, 0,78%, dan 1,25% sejak tengah malam UTC. Pasar menanti katalis bullish yang kuat untuk menggeser sentiment yang masih condong ke bawah.

Peluang Pertumbuhan di Pasar Negara Berkembang Meskipun Crypto Turun

Menariknya, sementara crypto turun di pasar maju, negara-negara berkembang menciptakan cerita pertumbuhan yang berlawanan. Volume transaksi kripto di Amerika Latin meningkat 60% menjadi $730 miliar pada tahun 2025, dengan Brasil dan Argentina memimpin pertumbuhan. Brasil mendominasi berdasarkan skala, sementara Argentina memperlihatkan adopsi akselerasi yang didorong oleh kebutuhan transfer lintas negara dan penggunaan stablecoin.

Stablecoin memainkan peran pivot dalam dinamika ini, memungkinkan use case praktis seperti pengiriman uang internasional, penerimaan dana dari platform pembayaran digital, dan bypass infrastruktur perbankan tradisional yang terbatas. Fenomena ini menunjukkan bahwa utilitas kripto—bukan spekulasi—menjadi driver pertumbuhan jangka panjang di emerging markets, sebuah foundation yang berbeda dari volatilitas harga yang mendominasi narasi pasar maju.

BTC3,61%
PEPE1,31%
DOGE1,32%
TRUMP-4,01%
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan