Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Aktivitas seismik di AS: gempa yang tercatat pada bulan Februari
Di Amerika Serikat, aktivitas seismik merupakan salah satu fenomena alam yang paling umum dan banyak dipelajari. Selama periode pemantauan di bulan Februari, tercatat beberapa gempa dengan berbagai magnitudo tersebar di seluruh wilayah Amerika Serikat. Layanan Geologi Amerika Serikat (USGS) adalah sumber resmi yang mendokumentasikan pergerakan bumi ini, menyediakan data akurat tentang waktu, lokasi, dan pusat gempa dari setiap kejadian yang tercatat.
Wilayah rawan gempa: geologi dan risiko seismik di AS
Melalui catatan USGS, jelas terlihat bahwa Alaska dan California adalah wilayah yang paling sering mengalami gempa di Amerika Utara. Di California, gempa ini secara langsung terkait dengan keberadaan Patahan San Andreas, sebuah patahan besar di mana lempeng tektonik Pasifik dan Amerika Utara terus-menerus bersentuhan. Gesekan antar lempeng ini telah mencatat sejarah gempa besar di kota-kota seperti Los Angeles dan San Francisco, yang pernah mengalami kejadian gempa berkekuatan besar.
Di bagian utara, di wilayah dingin Alaska, interaksi antara Lempeng Pasifik dan Lempeng Amerika Utara menyebabkan aktivitas seismik yang hampir terus-menerus. Meskipun wilayah ini sering mengalami gempa, rendahnya kepadatan penduduk di banyak bagian Alaska membuat sebagian besar kejadian ini tidak dirasakan oleh penduduknya. Selain itu, di wilayah seperti Puerto Rico dan Kepulauan Virgin Amerika Serikat, aktivitas tektonik juga menyebabkan gempa berulang, sementara di Pegunungan Rocky dan rangkaian pegunungan lain di tengah Amerika Serikat, terjadi gempa sesekali, meskipun jarang dibandingkan wilayah yang disebutkan sebelumnya.
Distribusi pergerakan seismik: data periode pemantauan
Dalam 24 jam terakhir periode yang dianalisis, USGS mencatat total 32 gempa dengan magnitudo di atas 2,5 di seluruh wilayah Amerika Utara dan Karibia. Dari jumlah tersebut, enam terjadi di wilayah daratan Amerika Serikat, dengan yang terkuat adalah gempa berkekuatan 3,3 yang terjadi di dekat Aider Springs, California.
Di California, gempa yang tercatat meliputi:
Di Alaska, aktivitas seismik cukup mencolok dengan gempa berkekuatan bervariasi:
Di wilayah lain, tercatat:
Interpretasi magnitudo dan frekuensi gempa
Keberadaan gempa dengan magnitudo antara 2,5 hingga 4,4 menunjukkan aktivitas tektonik yang cukup signifikan. Meski gempa berkekuatan kecil (2,5-2,9) biasanya tidak dirasakan oleh mayoritas penduduk, gempa berkekuatan lebih besar (3,0 ke atas) bisa dirasakan di daerah yang berdekatan dengan pusat gempa. Konsentrasi gempa di Alaska, California, dan wilayah Karibia mencerminkan zona utama konvergensi lempeng tektonik di wilayah Amerika Serikat dan sekitarnya.
Polanya, aktivitas seismik yang terus berlangsung di wilayah ini menegaskan pentingnya pemantauan rutin oleh USGS, agar masyarakat dan otoritas tetap mendapatkan informasi tentang aktivitas tektonik dan dapat bersiap menghadapi gempa yang lebih besar. Dokumentasi akurat dari setiap gempa membantu pemahaman ilmiah tentang fenomena alam ini dan memperkuat sistem peringatan dini di daerah rawan gempa.