Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Billy Markus : dari insinyur IBM menjadi salah satu pendiri Dogecoin
Billy Markus merupakan sosok unik dalam sejarah mata uang kripto. Lahir di Portland, Oregon pada tahun 1983, programmer asal Amerika ini mengubah apa yang seharusnya tetap menjadi lelucon menjadi salah satu mata uang digital paling ikonik di blockchain. Dikenal di media sosial dengan nama samaran Shibetoshi Nakamoto, Billy Markus bersama rekannya Jackson Palmer menciptakan Dogecoin pada tahun 2013, menandai selamanya dunia aset digital.
Perjalanan profesional yang sederhana namun fundamental
Sebelum merevolusi dunia meme crypto, Billy Markus membangun karier yang terhormat di IBM, di mana ia menjabat sebagai insinyur perangkat lunak senior. Pendidikan teknis yang ketat ini menjadi fondasi kokoh di mana pembuatan Dogecoin didasarkan. Ironisnya, keahlian pemrograman inilah yang memungkinkan Billy Markus dan Jackson Palmer mengubah sebuah lelucon sederhana menjadi protokol blockchain yang berfungsi dan layak.
Dogecoin: ketika satire menjadi arus utama
Dogecoin diluncurkan pada akhir 2013 sebagai bentuk kritik humor terhadap proyek kripto “serius” seperti Bitcoin dan Litecoin. Apa yang dianggap Billy Markus dan Jackson Palmer sebagai lelucon justru meledak popularitasnya jauh melampaui harapan awal mereka. Proyek ini, yang dihiasi gambar anjing Shiba Inu ikonik dan menggunakan bahasa internet “doge”, berhasil menangkap esensi budaya internet sekaligus berfungsi sebagai mata uang kripto yang nyata.
Pengaruh yang meluas meskipun tetap rendah hati
Meskipun keberhasilan ciptaannya sangat besar, Billy Markus memilih untuk tetap jauh dari sorotan publik. Ia tetap aktif di X (sebelumnya Twitter), di mana ia mengumpulkan komunitas yang mengesankan dengan 2,1 juta pengikut. Kehadiran daring ini lebih dari sekadar angka: ia melambangkan pengaruh yang terus-menerus dari Billy Markus terhadap komunitas Dogecoin dan ekosistem crypto secara keseluruhan. Komitmennya yang rendah hati kepada pengikutnya memungkinkan dia tetap terhubung dengan komunitas tanpa mencari ketenaran.
Perjalanan Billy Markus menunjukkan bagaimana inovasi teknis yang dipadukan dengan humor dapat menciptakan dampak budaya dan ekonomi yang berkelanjutan dalam dunia mata uang kripto.