Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Ratusan kontrak diselesaikan dalam USDT atau BTC
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Leverage Berdarah—Mimpi Buruk Margin Call bagi Investor Ritel Korea
4 Maret 2026, bagi banyak investor ritel Korea, adalah hari yang tak terlupakan sebagai “Hari Likuidasi”. Ketika indeks KOSPI anjlok 12% secara tajam dan terus-menerus memicu penghentian perdagangan otomatis, suara yang terdengar di balik pasar bukanlah suara tembakan, melainkan alarm penutupan posisi paksa dari posisi margin.
Pada tingkat mikro, kejatuhan ini adalah sebuah “permainan mematikan leverage”. Pasar saham Korea memiliki ekosistem yang unik: investor ritel menyumbang sekitar 78% dari posisi margin, banyak dari mereka hanya menggunakan 30%-40% margin sebagai jaminan untuk mengangkat posisi berkali-kali lipat, dengan taruhan besar pada saham-saham unggulan AI seperti Samsung Electronics, SK Hynix, dan lainnya. Bull run selama setahun terakhir membuat mereka percaya bahwa “setiap penurunan adalah peluang beli”, dan saldo margin sempat melonjak ke rekor tertinggi 65 triliun won Korea.
$BTC
Namun, meningkatnya ketegangan di Timur Tengah memutus rantai logika yang menghubungkan energi. Harga minyak yang melonjak memicu ekspektasi inflasi dan kekhawatiran kenaikan suku bunga, sehingga investor asing mulai menjual saham-saham unggulan tanpa peduli biaya. Indeks jatuh tajam → menyentuh garis likuidasi → penjualan paksa secara pasif → indeks semakin anjlok, memulai spiral kematian secara instan. Narasi AI yang dulu dianggap sebagai mitos, kini tak berarti apa-apa di hadapan kejatuhan margin. Seperti yang dikatakan para pelaku pasar: “Leverage saat naik adalah pengakselerator, saat turun berubah menjadi bom waktu.” Kejatuhan ini adalah kekalahan total dari “narasi individu” di hadapan “arus makro”.