Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Ratusan kontrak diselesaikan dalam USDT atau BTC
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Chris Larsen mendorong transformasi likuiditas dalam cryptocurrency dengan Yellow Network
Co-founder Ripple, Chris Larsen, melakukan langkah strategis di ekosistem blockchain dengan berinvestasi di Yellow Network, sebuah platform kompensasi terdesentralisasi yang baru saja menyelesaikan integrasinya dengan sidechain EVM XRPL. Pengembangan ini menandai titik balik dalam struktur infrastruktur likuiditas untuk aset digital, mencerminkan visi jangka panjang yang telah menjadi ciri khas karier Larsen di industri keuangan terdesentralisasi.
Integrasi teknis antara Yellow Network dan XRPL EVM lebih dari sekadar pengumuman pengembangan. Yellow Clearnet, lapisan 3 milik platform ini, bertujuan menyelesaikan masalah mendasar dari perdagangan kripto saat ini: fragmentasi likuiditas antar berbagai platform perdagangan. Dengan koneksi ini, pengguna dapat mengakses kondisi eksekusi yang lebih baik dan transparansi yang lebih tinggi dalam operasi mereka.
Strategi Chris Larsen di Yellow Network
Chris Larsen secara terbuka menyatakan dukungannya terhadap Yellow Network, menyoroti bahwa solusi ini secara langsung mengatasi tantangan skalabilitas dan interoperabilitas yang dihadapi pasar digital. Jaringan kompensasi generasi berikutnya menggunakan modul SDK modular yang memungkinkan ekspansi di luar XRPL, membuka pintu untuk integrasi di ekosistem blockchain lain di masa depan.
Dukungan Chris Larsen bukan kebetulan. Yellow Network menutup putaran investasi sebesar 10 juta dolar AS pada 2024, dipimpin langsung oleh Larsen sendiri, dengan partisipasi dari investor institusional besar seperti Consensys, GSR, dan Moonrock Capital, antara lain. Selanjutnya, platform ini menyelesaikan penjualan token YELLOW di Republic, mengumpulkan lebih dari satu juta dolar dalam salah satu penawaran infrastruktur Web3 pertama di bawah Regulasi D AS.
Louis Bellet, CEO Yellow Network, mengakui nilai komitmen Chris Larsen, menunjukkan bahwa partisipasinya memvalidasi misi untuk merombak cara pasar aset digital beroperasi. Menurut Bellet, teknologi Yellow adalah “penting agar peserta baru dapat masuk ke sektor ini”, menawarkan efisiensi operasional dan modal yang dioptimalkan.
Ekspansi kekaisaran Ripple di bawah kepemimpinan Larsen
Sementara Yellow Network memperkuat kehadirannya di XRPL, Ripple secara strategis mengumumkan akuisisi Palisade, perusahaan yang berspesialisasi dalam dompet digital dan layanan kustodian. Akuisisi ini sejalan dengan visi luas yang dimiliki Chris Larsen dan timnya tentang adopsi massal cryptocurrency oleh korporasi.
Monica Long, Presiden Ripple, menjelaskan bahwa kustodian aset digital yang aman adalah fondasi dari setiap bisnis berbasis blockchain. Palisade membawa teknologi multipartite computing (MPC) dan fungsi multiblockchain yang akan diintegrasikan ke dalam solusi Ripple Custody dan Ripple Payments.
Akuisisi ini mencerminkan perubahan struktural dalam industri: bank-bank utama telah beralih dari pengamat menjadi pengintegrasi aktif cryptocurrency, menuntut mitra yang dapat diandalkan dengan kapabilitas institusional siap pakai. Ripple, di bawah visi Chris Larsen, menempatkan Palisade sebagai bagian kunci dari transformasi ini.
Warisan Chris Larsen: dari auditor menjadi magnat blockchain
Jejak karier Chris Larsen memberi konteks mengapa investasi dan kepemimpinannya di Ripple begitu berpengaruh di industri. Usianya 64 tahun, Larsen memiliki kekayaan bersih sekitar 15,3 miliar dolar AS, sebagian besar berasal dari kepemilikan 18% di Ripple dan kepemilikan 2,7 miliar token XRP yang bernilai sekitar 6,3 miliar dolar AS.
Lahir di San Francisco dan dibesarkan di Cupertino, karier profesional Larsen dimulai di bidang audit keuangan. Setelah lulus dari San Francisco State University pada 1984 dengan gelar di bidang akuntansi dan manajemen bisnis, ia bekerja sebagai auditor di Chevron sebelum menyelesaikan MBA di Stanford. Latar belakang keuangan tradisional ini memberinya alat untuk mengenali potensi transformasional teknologi blockchain sejak dini.
Baru-baru ini, investor yang terkait dengan Fortress Investment Group dan institusi seperti Citadel Securities menyuntikkan 500 juta dolar ke Ripple, menilai perusahaan ini sebesar 40 miliar dolar. Tonggak ini menegaskan relevansi Chris Larsen sebagai aktor kunci dalam evolusi keuangan digital, memperkuat posisinya di antara orang-orang paling berpengaruh di sektor kripto global.
Investasi Chris Larsen di Yellow Network dan kepemimpinan berkelanjutan Ripple menunjukkan bahwa visi awalnya tentang keuangan terdesentralisasi tetap menentukan arah ekosistem blockchain saat ini.