Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Penipu Kripto Nicholas Truglia Menghadapi Hukuman Penjara Tambahan 12 Tahun Atas Restitusi yang Belum Dibayar
Masalah hukum Nicholas Truglia semakin memburuk setelah keputusan pengadilan terbaru. Penipu cryptocurrency ini, yang sudah menjalani hukuman karena vonis sebelumnya, kini menghadapi tambahan hukuman penjara selama 12 tahun karena penolakannya membayar restitusi sebesar $20 juta kepada korban dari kejahatan kriminalnya.
Vonis Awal dan Penipuan SIM Swap sebesar $20 Juta
Skema kriminal dalam kasus ini melibatkan penipuan SIM swap—metode penipuan canggih di mana pelaku mendapatkan akses tidak sah ke nomor telepon korban untuk mencuri aset cryptocurrency. Vonis awal Truglia selama 18 bulan berasal dari keberhasilannya menjalankan skema ini, melalui mana dia menyalahgunakan $20 juta dalam kepemilikan crypto. Serangan SIM swap memanfaatkan kerentanan keamanan dalam sistem operator telepon, sehingga sangat merugikan pemilik cryptocurrency yang bergantung pada otentikasi dua faktor.
Pembangkangan terhadap Perintah Pengadilan dan Konsekuensi Hukum
Yang membuat vonis Truglia menjadi lebih berat adalah penolakannya secara sengaja untuk mematuhi kewajiban restitusi yang ditetapkan pengadilan. Alih-alih berusaha membayar korban, dokumen pengadilan mengungkapkan bahwa dia menghabiskan sekitar $92.000 untuk pembelian barang mewah—sebuah tindakan yang menunjukkan pengabaian sengaja terhadap otoritas hukum. Hakim secara tegas menyatakan bahwa tindakan Truglia merupakan upaya sadar untuk menghindari tanggung jawab hukum, yang secara fundamental merusak prinsip keadilan restoratif.
Pesan Pengadilan: Sikap Sistem Peradilan terhadap Ketidakpatuhan
Hukuman yang diperpanjang ini mengirimkan sinyal kuat kepada pelaku kejahatan keuangan: sistem peradilan tidak akan mentolerir penghindaran kompensasi kepada korban. Kasus ini menunjukkan bahwa menolak restitusi—terutama saat melakukan pengeluaran discretionary—akan berujung pada hukuman yang jauh lebih berat. Masa hukuman yang semakin panjang bagi Nicholas Truglia mencerminkan baik kejahatannya yang pertama maupun ketidakpatuhannya terhadap kewajiban yang diperintahkan pengadilan, menetapkan preseden tentang bagaimana sistem keadilan memperlakukan pelaku yang mengutamakan kemewahan pribadi di atas restitusi korban.