Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
RBC Capital Mendukung LLY dengan Peringkat Kuat dan Target Kenaikan 17.73%
Pada akhir Februari 2026, bank investasi utama RBC Capital memulai liputan terhadap pemimpin farmasi Eli Lilly, memberikan peringkat “Outperform” yang optimis. Panggilan ini didukung oleh tesis valuasi yang menarik: analis memperkirakan harga saham akan mencapai target rata-rata sebesar $1.226,97 per saham dalam satu tahun ke depan, menunjukkan potensi kenaikan hampir 18% dari harga penutupan terakhir LLY sebesar $1.042,15.
Rentang target harga ini menunjukkan kepercayaan analis yang disertai dengan kehati-hatian—perkiraan berkisar dari konservatif $838,30 hingga ambisius $1.575,00, mencerminkan pandangan berbeda tentang bagaimana pipeline dan eksekusi komersial perusahaan akan berkembang. Rentang yang cukup besar ini menyoroti peluang investasi sekaligus mengakui risiko eksekusi.
Perkiraan Harga dan Outlook Valuasi
Analis memproyeksikan pendapatan tahunan LLY sekitar 38,6 miliar dolar, meskipun ini menunjukkan penurunan signifikan sebesar 40,75%—kemungkinan mencerminkan ekspektasi kejenuhan pasar atau hambatan kompetitif di franchise obat utama. Sementara itu, laba per saham non-GAAP diperkirakan sebesar $19,45, menggambarkan gambaran mempertahankan profitabilitas di tengah tekanan pendapatan.
Bagaimana Institusi Utama Menempatkan Posisi LLY
Investor institusional tetap sangat berkomitmen terhadap LLY, dengan 5.500 dana dan investor institusional memegang posisi di saham ini. Kuartal terakhir, jumlah pemegang ini berkurang sebanyak 79 orang, penurunan kecil sebesar 1,42%. Bobot portofolio kolektif institusional di LLY rata-rata sebesar 1,04%—naik 9,74% dari kuartal sebelumnya—menunjukkan antusiasme yang kembali dari manajer dana terbesar.
Namun, total saham yang dipegang institusi sebenarnya menyusut sebesar 0,40% selama tiga bulan menjadi 871,9 juta saham. Rasio put-call sebesar 1,15 menunjukkan sentimen bearish di kalangan trader opsi, berlawanan dengan peringkat bullish dari RBC Capital.
Pergerakan Internal: Bagaimana Pemegang Saham Utama Bertransaksi
Beberapa posisi dana besar menunjukkan sikap yang bernuansa terhadap LLY. Lilly Endowment, yayasan amal terkait perusahaan, memegang saham terbesar sebanyak 92,2 juta saham (10,30% kepemilikan), meskipun mengurangi posisi sebesar 3,58% dari sebelumnya 95,5 juta saham.
PNC Financial Services Group mempertahankan posisi institusional terbesar kedua dengan 51,3 juta saham (5,74% kepemilikan), dengan pengurangan kecil sebesar 0,06%. Meski mengurangi jumlah saham secara absolut, PNC meningkatkan bobot portofolionya di LLY sebesar 26,75%—menunjukkan bahwa perusahaan tetap berkomitmen secara strategis meskipun melakukan rebalancing keseluruhan kepemilikan.
Vanguard Total Stock Market Index Fund memegang 27,4 juta saham (3,07%), naik 1,71% dari kuartal sebelumnya. Namun secara paradoks, Vanguard mengurangi alokasi portofolionya ke LLY sebesar 14,32%, kemungkinan karena perubahan bobot indeks daripada perubahan keyakinan.
Capital Research Global Investors memegang 24,6 juta saham (2,75%), turun 2,12% secara berurutan, tetapi perusahaan ini justru meningkatkan bobot portofolionya sebesar 35,69%, melawan tren pengurangan secara umum.
Vanguard 500 Index Fund melengkapi pemegang utama dengan 22,3 juta saham (2,50%), naik 1,95% dari kuartal sebelumnya, meskipun bobot alokasinya turun 14,48% akibat penyesuaian metodologi indeks.
Kesimpulan tentang LLY
Inisiasi RBC menandakan optimisme nyata terhadap prospek jangka menengah LLY, didukung oleh target upside yang signifikan. Namun, sinyal campuran dari pasar opsi dan posisi yang bernuansa dari dana besar menunjukkan bahwa investor sebaiknya melihat ini sebagai peluang taktis daripada kepercayaan penuh. Perbedaan antara sikap bullish RBC dan rasio put-call yang bearish menyoroti perdebatan yang sedang berlangsung di pasar mengenai trajektori jangka pendek Eli Lilly.