Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Nga dan NATO tegang karena rencana militer di Svalbard: Perlombaan kekuasaan di Kutub Utara
Ketegangan geopolitik meningkat di salah satu wilayah strategis dunia. Rusia baru saja memperingatkan Norwegia dan NATO tentang niat mereka untuk menempatkan pasukan militer di Kepulauan Svalbard yang terletak di Kutub Utara. Pernyataan ini disampaikan oleh Andrey Chemerilo, Konsul Jenderal Rusia di wilayah tersebut, dalam tanggapan kepada The Wall Street Journal. Yang menarik perhatian adalah bahwa pejabat Oslo sedang mempertimbangkan kemungkinan penempatan unit militer di pulau tersebut sebagai langkah untuk meningkatkan daya tahan.
Mengapa Svalbard menjadi pusat sengketa?
Svalbard bukan pulau biasa. Terletak jauh di Kutub Utara, posisi geografisnya memiliki arti strategis dan ekonomi yang besar. Pada tahun 1920, Perjanjian Svalbard ditandatangani, mengakui kedaulatan Norwegia tetapi memberikan hak yang setara kepada negara-negara penandatangan, terutama Rusia, untuk mengakses sumber daya alam yang melimpah di wilayah dan perairan sekitarnya.
Pertarungan kekuatan: Ekonomi vs Militer
Dasar hukum Perjanjian Svalbard menjadi titik perdebatan. Sementara Norwegia ingin meningkatkan kehadiran militernya untuk melindungi kepentingan, Rusia berargumen bahwa langkah ini melanggar semangat perjanjian dari seabad yang lalu. Di balik perdebatan resmi ini, ada perlombaan untuk mendapatkan pengaruh di Kutub Utara, di mana kekuatan besar melihat potensi besar dari sumber daya minyak dan gas, mineral, serta nilai strategis militer dalam konteks perubahan iklim global.
Situasinya masih rumit, tetapi jelas bahwa masa depan Svalbard akan menjadi papan catur geopolitik penting dalam beberapa tahun mendatang.