Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Malaysia: Azam Baki dipanggil untuk menjelaskan masalah kepentingan keuangannya
Malaysia melangkah ke tahap baru dalam proses pemerintahan demokratisnya. Azam Baki, yang memimpin badan nasional pemberantasan korupsi, harus hadir di depan komisi penyelidikan parlemen. Pemanggilan ini dilakukan setelah munculnya serangkaian permintaan publik yang mendesak penyelidikan mendalam terhadap kepemilikan saham pejabat anti-korupsi tersebut.
Alasan Penguatan Penyelidikan
Kasus ini menarik perhatian khusus dari masyarakat dan pejabat politik. Bloomberg melaporkan berita ini dengan menyoroti pentingnya langkah resmi ini. Otoritas Malaysia merespons kekhawatiran yang disampaikan warga dan pengamat mengenai kepemilikan saham Azam Baki. Situasi ini menyoroti pentingnya mematuhi standar etika bagi pejabat tinggi yang bertugas menegakkan hukum anti-korupsi.
Tantangan Transparansi Institusional
Selain kasus ini, penyelidikan bertujuan memperkuat kredibilitas institusi Malaysia. Tujuannya adalah menunjukkan bahwa tidak ada yang, termasuk pejabat tertinggi, di atas aturan yang berlaku. Hasil penyelidikan ini diharapkan dapat memperjelas tuduhan, mengungkap fakta, dan menentukan apakah langkah perbaikan diperlukan.
Malaysia memperkuat komitmennya terhadap pemerintahan yang transparan dan bertanggung jawab. Langkah ini menjadi sinyal kuat kepada lembaga internasional dan masyarakat lokal, menegaskan bahwa sistem peradilan dan administrasi negara serius dalam menegakkan integritas publik.