Mudah untuk mencampuradukkan keduanya, tetapi mereka melayani dua penguasa yang sangat berbeda dalam ekonomi Rusia:🔍 Mengapa ketertarikan mendadak terhadap Stablecoin? Bank of Russia secara historis adalah "anti-stablecoin," tetapi sikap mereka berubah pada Februari 2026. Faktor utama adalah: Penghindaran Sanksi: Sementara Rubel Digital sangat baik untuk kontrol internal, stablecoin (yang mungkin dipatok ke Rubel atau keranjang mata uang BRICS) menyediakan jalur yang lebih fleksibel untuk perdagangan internasional yang melewati jaringan SWIFT. Likuiditas dalam Perdagangan: Bisnis membutuhkan aset digital yang berfungsi sebagai "nilai moneter" untuk transaksi B2B tanpa batasan kaku dari dompet ritel yang dikelola Bank Sentral. Integrasi BRICS: Ada diskusi aktif tentang menghubungkan mata uang digital negara-negara BRICS untuk menciptakan infrastruktur pembayaran yang terpadu, mengurangi ketergantungan pada Dolar AS. 📅 Peta Jalan 2026 Januari 2026: Departemen federal mulai menggunakan Rubel Digital untuk pembayaran sosial dan gaji pemerintah. Maret 2026: RUU regulasi kripto baru diharapkan akan diajukan ke Duma Negara, yang secara hukum akan mengakui stablecoin sebagai "aset moneter" (meskipun tidak untuk belanja kebutuhan sehari-hari). 1 September 2026: Peluncuran massal resmi Rubel Digital untuk bank besar dan bisnis. Koreksi Cepat Realitas: Sementara tujuan utamanya adalah "penguatan kontrol," pemerintah juga menindak pertukaran asing. Regulasi baru mungkin mengharuskan platform asing membuka anak perusahaan lokal paling lambat Juli 2026 atau menghadapi pemblokiran. Langkah menuju stablecoin nasional pada dasarnya adalah upaya Rusia untuk membangun versi dunia kripto yang "dinding api"—menggunakan teknologi untuk perdagangan sambil menjaga batas keuangan tetap diatur secara ketat.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
#WhenisBestTimetoEntertheMarket 🪙 Rubel Digital vs. Stablecoin Nasional: Perbedaan
Mudah untuk mencampuradukkan keduanya, tetapi mereka melayani dua penguasa yang sangat berbeda dalam ekonomi Rusia:🔍 Mengapa ketertarikan mendadak terhadap Stablecoin?
Bank of Russia secara historis adalah "anti-stablecoin," tetapi sikap mereka berubah pada Februari 2026. Faktor utama adalah:
Penghindaran Sanksi: Sementara Rubel Digital sangat baik untuk kontrol internal, stablecoin (yang mungkin dipatok ke Rubel atau keranjang mata uang BRICS) menyediakan jalur yang lebih fleksibel untuk perdagangan internasional yang melewati jaringan SWIFT.
Likuiditas dalam Perdagangan: Bisnis membutuhkan aset digital yang berfungsi sebagai "nilai moneter" untuk transaksi B2B tanpa batasan kaku dari dompet ritel yang dikelola Bank Sentral.
Integrasi BRICS: Ada diskusi aktif tentang menghubungkan mata uang digital negara-negara BRICS untuk menciptakan infrastruktur pembayaran yang terpadu, mengurangi ketergantungan pada Dolar AS.
📅 Peta Jalan 2026
Januari 2026: Departemen federal mulai menggunakan Rubel Digital untuk pembayaran sosial dan gaji pemerintah.
Maret 2026: RUU regulasi kripto baru diharapkan akan diajukan ke Duma Negara, yang secara hukum akan mengakui stablecoin sebagai "aset moneter" (meskipun tidak untuk belanja kebutuhan sehari-hari).
1 September 2026: Peluncuran massal resmi Rubel Digital untuk bank besar dan bisnis.
Koreksi Cepat Realitas: Sementara tujuan utamanya adalah "penguatan kontrol," pemerintah juga menindak pertukaran asing. Regulasi baru mungkin mengharuskan platform asing membuka anak perusahaan lokal paling lambat Juli 2026 atau menghadapi pemblokiran.
Langkah menuju stablecoin nasional pada dasarnya adalah upaya Rusia untuk membangun versi dunia kripto yang "dinding api"—menggunakan teknologi untuk perdagangan sambil menjaga batas keuangan tetap diatur secara ketat.