Di era di mana aliran informasi begitu cepat sehingga hampir tidak memungkinkan untuk berhenti, saya mulai menyadari sebuah fakta yang agak tidak nyaman.
Pengetahuan tentang Web3 terus diperbarui, tetapi sangat jarang yang benar-benar disimpan. Setiap hari muncul narasi baru, protokol baru, sudut pandang baru, tetapi setelah beberapa bulan ketika kita melihat kembali, banyak diskusi yang dulu penting sudah sulit ditemukan secara lengkap. Mereka tidak dibantah, melainkan simply menghilang. Inilah mengapa keberadaan @Permaweb_DAO membuat saya mulai memikirkan kembali masalah struktur dasar Web3. Mereka terus mengingatkan komunitas bahwa meskipun Web3 membangun jaringan nilai yang kuat, tetapi tidak secara bersamaan membangun lapisan memori jangka panjang yang benar-benar dapat diandalkan. Informasi terus-menerus dihasilkan, tetapi tidak ada cara yang stabil untuk disimpan secara permanen, dirujuk, dan digunakan kembali. Kekurangan ini mungkin tidak akan diperhatikan dalam jangka pendek, tetapi dari sudut pandang jangka panjang, hal ini dapat mempengaruhi kemampuan evolusi seluruh industri. Karena sistem tanpa memori sangat sulit untuk benar-benar mengakumulasi kebijaksanaan. Permaweb DAO tidak hanya mengajukan pertanyaan, mereka juga mendorong praktik. Dari penyebaran konsep penyimpanan permanen, mendukung pembangunan ekosistem berbasis Arweave dan AO, hingga eksplorasi bentuk media seperti Permacast, secara esensial semuanya berusaha membangun Web3 yang tidak akan lupa. Ini memberi saya sebuah perasaan yang sangat kuat. Mungkin di masa depan, Web3 yang sebenarnya penting bukanlah siapa yang menyebarkan paling cepat, tetapi siapa yang bertahan paling lama. Karena ketika AI dan agen cerdas di masa depan perlu memahami era ini, mereka tidak akan melihat peringkat popularitas, melainkan membaca data yang benar-benar disimpan secara permanen. Jadi, pertanyaan inti yang sebenarnya adalah, ketika kita berbicara tentang desentralisasi, apakah kita hanya mendesentralisasi aset, tetapi tidak mendesentralisasi memori? Dan apa yang dilakukan Permaweb DAO secara esensial adalah membangun memori untuk Web3. Jika ini berhasil, maka masa depan internet bukan hanya sebuah sistem operasi. Tapi sebuah lapisan peradaban yang tidak akan lupa. @Galxe @GalxeQuest @easydotfunX @wallchain
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Di era di mana aliran informasi begitu cepat sehingga hampir tidak memungkinkan untuk berhenti, saya mulai menyadari sebuah fakta yang agak tidak nyaman.
Pengetahuan tentang Web3 terus diperbarui, tetapi sangat jarang yang benar-benar disimpan.
Setiap hari muncul narasi baru, protokol baru, sudut pandang baru, tetapi setelah beberapa bulan ketika kita melihat kembali, banyak diskusi yang dulu penting sudah sulit ditemukan secara lengkap. Mereka tidak dibantah, melainkan simply menghilang.
Inilah mengapa keberadaan @Permaweb_DAO membuat saya mulai memikirkan kembali masalah struktur dasar Web3.
Mereka terus mengingatkan komunitas bahwa meskipun Web3 membangun jaringan nilai yang kuat, tetapi tidak secara bersamaan membangun lapisan memori jangka panjang yang benar-benar dapat diandalkan. Informasi terus-menerus dihasilkan, tetapi tidak ada cara yang stabil untuk disimpan secara permanen, dirujuk, dan digunakan kembali.
Kekurangan ini mungkin tidak akan diperhatikan dalam jangka pendek, tetapi dari sudut pandang jangka panjang, hal ini dapat mempengaruhi kemampuan evolusi seluruh industri. Karena sistem tanpa memori sangat sulit untuk benar-benar mengakumulasi kebijaksanaan.
Permaweb DAO tidak hanya mengajukan pertanyaan, mereka juga mendorong praktik. Dari penyebaran konsep penyimpanan permanen, mendukung pembangunan ekosistem berbasis Arweave dan AO, hingga eksplorasi bentuk media seperti Permacast, secara esensial semuanya berusaha membangun Web3 yang tidak akan lupa.
Ini memberi saya sebuah perasaan yang sangat kuat.
Mungkin di masa depan, Web3 yang sebenarnya penting bukanlah siapa yang menyebarkan paling cepat, tetapi siapa yang bertahan paling lama.
Karena ketika AI dan agen cerdas di masa depan perlu memahami era ini, mereka tidak akan melihat peringkat popularitas, melainkan membaca data yang benar-benar disimpan secara permanen.
Jadi, pertanyaan inti yang sebenarnya adalah, ketika kita berbicara tentang desentralisasi, apakah kita hanya mendesentralisasi aset, tetapi tidak mendesentralisasi memori?
Dan apa yang dilakukan Permaweb DAO secara esensial adalah membangun memori untuk Web3.
Jika ini berhasil, maka masa depan internet bukan hanya sebuah sistem operasi.
Tapi sebuah lapisan peradaban yang tidak akan lupa.
@Galxe @GalxeQuest @easydotfunX @wallchain