Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Potensi posting Kevin Warsh di Fed mendorong Bitcoin ke $69.700
Kemungkinan penunjukan Kevin Warsh sebagai ketua Federal Reserve System memicu penurunan signifikan harga Bitcoin, yang turun ke angka $69.70 ribu. Depresiasi mata uang kripto ini terjadi di tengah kekhawatiran mendalam dari pasar mengenai bagaimana posisi moneter yang ketat dari calon pemimpin Warsh dapat mempengaruhi ekosistem aset berisiko.
Kebijakan moneter ketat sebagai penghambat bagi aset berisiko
Menurut analisis para ahli, termasuk Marcus Tielen dari 10x Research, posisi Warsh di kepemimpinan Fed dipandang pasar sebagai peristiwa negatif untuk sektor kripto. Hal ini terkait dengan orientasi ideologis Warsh terhadap disiplin moneter yang konsisten, peningkatan suku bunga riil, dan pembatasan likuiditas dalam ekonomi.
Warsh secara historis mengkritik mata uang kripto sebagai instrumen keuangan spekulatif yang berkembang hanya dalam kondisi kebijakan moneter yang longgar. Menurutnya, aset digital tidak dapat berfungsi sebagai lindung nilai terhadap depresiasi mata uang dalam kondisi ekonomi yang ketat dan garis kebijakan moneter yang keras.
Mengapa suku bunga yang lebih tinggi membatasi permintaan terhadap kripto
Suku bunga riil yang lebih tinggi adalah mekanisme utama yang menyebabkan posisi potensial Warsh menekan Bitcoin dan aset berisiko lainnya. Ketika imbal hasil instrumen keuangan aman (obligasi, deposito) meningkat, investor beralih dari posisi spekulatif ke sumber pendapatan yang lebih konservatif.
Para analis menunjukkan bahwa posisi moneter ketat Warsh mencerminkan keyakinannya bahwa memprioritaskan perang melawan inflasi lebih penting daripada memastikan pertumbuhan ekonomi. Pendekatan ini melibatkan kenaikan biaya pinjaman secara konsisten, yang memperlambat siklus investasi dalam aset berisiko.
Pelajaran sejarah tentang deflasi dan dampaknya terhadap ekonomi
Pengamat pasar menunjukkan potensi risiko yang dapat muncul dari kebijakan tersebut. Pengalaman masa lalu menunjukkan bahwa ketatnya kebijakan moneter yang berlebihan dan underestimasi tekanan deflasi dapat menyebabkan stagnasi di sektor tenaga kerja, perlambatan pemulihan ekonomi, dan akumulasi risiko deflasi.
Jika konsep kebijakan moneter yang dianut calon ketua Warsh diterapkan sepenuhnya, hal ini dapat menyebabkan konsekuensi makroekonomi yang kompleks: peningkatan pengangguran, perlambatan pemulihan aktivitas bisnis, dan penguatan ekspektasi deflasi. Faktor-faktor ini secara tradisional menciptakan kondisi terburuk untuk pertumbuhan harga kripto.
Posisi harga Bitcoin saat ini di angka $69.70 ribu menunjukkan bahwa pasar telah memperhitungkan risiko-risiko tersebut.