Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
#贵金属行情下跌 1. Meraih Keuntungan dan Menutup Posisi: Keluar Setelah Cukup Untung Ini adalah pemicu paling langsung. Pada bulan Januari, tren kenaikan logam mulia sangat mencengangkan, emas spot sempat mendekati $5600/ons, dan perak bahkan mengalami kenaikan lebih dari 60% dalam satu bulan. • Ekspektasi Psikologis: Ketika harga mencapai level tinggi yang mencengangkan, banyak investor dan lembaga memilih “mengamankan keuntungan”. • Reaksi Berantai: Dengan penjualan posisi keuntungan dari gelombang pertama, memicu penjualan teknikal dan order stop-loss, menyebabkan harga mengalami penurunan tajam dalam waktu singkat. 2. Penguatan Dolar dan Data Makroekonomi yang Menekan • Rebound Dolar: Data ekonomi terbaru dari AS seperti Indeks Harga Produsen (PPI) yang lebih baik dari perkiraan, membuat pasar mulai khawatir bahwa Federal Reserve mungkin tidak akan memangkas suku bunga secara agresif seperti yang diperkirakan sebelumnya, bahkan ada rumor bahwa Fed mungkin akan dipimpin oleh pejabat yang lebih “hawkish” (seperti rumor Kevin Warsh menggantikan Powell), ini secara langsung mendukung penguatan dolar.