Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Ini benar-benar saat yang akan diingat dalam sejarah. Pada 28 Januari 2026, harga emas spot internasional secara historis menembus angka 5.200 dolar AS/ons, menandai bahwa pasar emas memasuki tingkat yang sama sekali baru.
Berikut adalah faktor pendorong utama di balik lonjakan harga emas ini dan kondisi pasar saat ini:
1. Faktor Pendorong Utama
• Krisis Kepercayaan Dolar: Kebijakan pemerintah AS baru-baru ini menunjukkan dukungan terhadap dolar yang lemah, menyebabkan indeks dolar jatuh ke level terendah dalam hampir empat tahun. Investor berbondong-bondong meninggalkan mata uang fiat dan beralih ke emas sebagai aset safe haven.
• Ketidakstabilan Geopolitik: Ketegangan terkait tarif perdagangan (seperti ancaman tarif baru terhadap berbagai negara) dan ketidakpastian situasi geopolitik secara signifikan meningkatkan sentimen safe haven di pasar.
• Ekspektasi Kebijakan Federal Reserve: Pasar sedang memantau rapat Federal Reserve pada akhir Januari. Meskipun diperkirakan suku bunga akan tetap, spekulasi tentang penurunan suku bunga di masa depan telah membuat harga emas mulai menunjukkan tren “parabola” lebih awal.
• Pembelian oleh Bank Sentral: Bank sentral global (terutama pasar berkembang) terus mengurangi ketergantungan terhadap dolar dan beralih ke emas sebagai aset cadangan utama.