Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
🇯🇵 Pasar Obligasi Jepang Melemah
Guncangan Sejarah yang Mengirim Sinyal Peringatan Global
Pasar obligasi Jepang sedang mengalami salah satu penjualan terburuk dalam sejarah modern, dipicu oleh ketakutan terhadap pengeluaran pemerintah yang tidak didanai, ketidakpastian politik, dan imbal hasil yang melonjak. Awalnya sebagai kejutan kebijakan domestik, kini getarannya menyebar ke seluruh pasar global.
📉 Seberapa Parah Kerusakannya?
Penjualan ini paling baik dipahami melalui ledakan imbal hasil obligasi jangka panjang (harga bergerak berlawanan dengan imbal hasil):
Rekor Imbal Hasil Utama Dirobohkan
Imbal Hasil JGB 10 Tahun: Mencapai 2,35%, tertinggi sejak 1999
Imbal Hasil JGB 40 Tahun: Melonjak di atas 4% untuk pertama kalinya, mencapai puncak sekitar 4,2%
Dampak Pasar: Hanya ¥436 miliar dalam perdagangan menghapus estimasi $410 miliar dalam nilai pasar obligasi
Sentimen Pedagang: Digambarkan oleh veteran sebagai “hari perdagangan paling kacau dalam bertahun-tahun”
Ini bukan volatilitas normal — ini adalah kejutan kepercayaan.
⚙️ Apa Pemicu Krisis?
Katalisnya adalah politik — dan pasar bereaksi secara instan.
Rencana Fiskal Tidak Didanai: Perdana Menteri Sanae Takaichi mengumumkan stimulus besar dan pemotongan pajak makanan tanpa peta jalan pendanaan, menunjukkan penerbitan obligasi baru yang besar
Gamble Pemilihan Mendadak: Pemilihan mendadak pada 8 Februari 2026 menambah ketidakpastian saat dia mencari mandat untuk perubahan kebijakan besar
Tumpukan Utang: Jepang sudah memegang rasio utang terhadap PDB tertinggi di dunia (260%+), mendorong investor mempertanyakan keberlanjutan
Pasar tidak takut pengeluaran — mereka takut pengeluaran tanpa kredibilitas.
🌍 Dampak Gelombang Global
Keguncangan obligasi Jepang tidak tetap lokal.
Mengapa Dunia Memperhatikan
Peringatan kepada AS: Ken Griffin dari Citadel menyebut ini sebagai “peringatan eksplisit” — jika Jepang bisa menghadapi stres meskipun pendanaan domestik, tidak ada negara yang kebal
Imbal Hasil Global yang Meningkat: Obligasi AS dan Eropa melemah secara bersamaan, mendorong biaya pinjaman lebih tinggi di seluruh dunia
Risiko Aliran Modal: Analis memperingatkan tentang “perang modal” di masa depan di mana ketegangan geopolitik mengurangi keinginan untuk memegang utang asing — mengancam permintaan Treasury tradisional
Inilah bagaimana stres utang lokal menjadi global.
🔍 Dua Narasi yang Bertentangan
🔴 Kasus Beruang
Risiko “Momen Liz Truss”: Pemotongan pajak tanpa dana mengingatkan pada krisis obligasi Inggris 2022
Rasa Sakit Institusional: Bank dan perusahaan asuransi Jepang menghadapi kerugian besar secara kertas
Pertanyaan Pembeli: Dengan BOJ mengurangi pembelian obligasi, siapa yang menyerap penerbitan di masa depan — terutama investor asing yang kini waspada?
🟢 Pandangan Stabilitas
Kekuatan Domestik: Lebih dari 90% JGB dimiliki secara domestik, dan Jepang menjalankan surplus neraca berjalan
Tidak Ada Krisis Pendanaan (Namun): Berbeda dengan Inggris, Jepang tidak bergantung pada uang panas asing
Volatilitas Musiman: Penataan portofolio sebelum akhir tahun fiskal (Maret) mungkin membesar-besarkan pergerakan — pasar yang lebih tenang bisa muncul setelah April 2026
🧠 Kesimpulan Akhir
Penjualan obligasi Jepang bukan hanya peristiwa pasar — ini adalah ujian kredibilitas fiskal.
Sementara tabungan domestik Jepang yang dalam memberikan bantalan yang kuat, episode ini mengirim pesan yang jelas ke dunia:
Utang tinggi + janji tidak didanai = disiplin pasar instan
Bagi investor global, ini adalah pengingat bahwa pasar obligasi, bukan politisi, yang menentukan batas akhir.