Baru-baru ini Greene dari Bank of England menyoroti dinamika penting: jika Federal Reserve mempertahankan jalur kebijakan moneter yang lebih longgar menjelang 2026, hal itu kemungkinan akan memberikan tekanan ke atas pada inflasi Inggris, dengan asumsi faktor lain tetap konstan. Pengamatan ini menegaskan saluran utama di mana keputusan moneter AS menyebar ke seluruh pasar keuangan global. Ketika Fed melonggarkan kebijakan—baik melalui pemotongan suku bunga maupun langkah lain—biasanya dolar melemah sementara harga aset secara global meningkat. Untuk ekonomi Inggris, dolar yang lebih lemah membuat impor menjadi lebih mahal, sementara permintaan yang didorong stimulus dari AS dapat mendorong harga komoditas dan energi lebih tinggi. Kedua dinamika ini mempengaruhi tekanan harga konsumen di Inggris. Poin Greene juga mencerminkan sifat saling terkait dari perbankan sentral modern: meskipun Bank of England mengejar mandat inflasi sendiri, kekuatan eksternal dari ekonomi terbesar di dunia menciptakan batasan nyata terhadap independensi kebijakan. Hal ini penting karena ekspektasi inflasi, setelah tidak lagi terikat, menjadi lebih sulit untuk dikendalikan—sesuatu yang dipelajari dengan pahit oleh BoE dan Fed selama beberapa tahun terakhir.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
3 Suka
Hadiah
3
3
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
SignatureCollector
· 4jam yang lalu
The Federal Reserve mencetak uang, Inggris harus menanggung akibatnya, strategi ini benar-benar luar biasa
Fed menurunkan suku bunga, poundsterling langsung diserang, impor menjadi mahal dan harus bertahan keras
Ini lagi-lagi strategi pemotongan bawang dari Amerika Serikat, Bank Sentral Inggris juga harus mengakui kekalahan
Kebijakan pelonggaran Fed membuat seluruh dunia harus membayar harga, independensi apa pun hanyalah omong kosong
Inilah sebabnya mengapa bank sentral sebenarnya tidak bisa benar-benar independen, semuanya dikendalikan oleh Amerika Serikat
Kebijakan Fed menyebabkan masalah di seluruh dunia, coba saja buat keputusan independen
Inggris kali ini benar-benar menderita, uang dan politik mereka harus mengikuti wajah Federal Reserve
Depresiasi dolar paling menikmati adalah orang Amerika sendiri, orang lain harus mengikuti inflasi
Satu lagi yang terkena dampak kebijakan Federal Reserve, kali ini Inggris
Benar, ketika ekonomi dilonggarkan, harga barang langsung melambung, akhirnya rakyat yang membayar harganya
Lihat AsliBalas0
OnchainDetectiveBing
· 4jam yang lalu
Fed kembali merugikan seluruh dunia, ketika kebijakan longgar AS dilonggarkan, seluruh dunia mengikuti inflasi... Inilah harga dari hegemoni dolar AS.
Lihat AsliBalas0
DataBartender
· 5jam yang lalu
Itulah sebabnya mengapa ketika Federal Reserve bersin, Inggris akan flu... benar-benar kehabisan kata-kata untuk mengomentari.
Baru-baru ini Greene dari Bank of England menyoroti dinamika penting: jika Federal Reserve mempertahankan jalur kebijakan moneter yang lebih longgar menjelang 2026, hal itu kemungkinan akan memberikan tekanan ke atas pada inflasi Inggris, dengan asumsi faktor lain tetap konstan. Pengamatan ini menegaskan saluran utama di mana keputusan moneter AS menyebar ke seluruh pasar keuangan global. Ketika Fed melonggarkan kebijakan—baik melalui pemotongan suku bunga maupun langkah lain—biasanya dolar melemah sementara harga aset secara global meningkat. Untuk ekonomi Inggris, dolar yang lebih lemah membuat impor menjadi lebih mahal, sementara permintaan yang didorong stimulus dari AS dapat mendorong harga komoditas dan energi lebih tinggi. Kedua dinamika ini mempengaruhi tekanan harga konsumen di Inggris. Poin Greene juga mencerminkan sifat saling terkait dari perbankan sentral modern: meskipun Bank of England mengejar mandat inflasi sendiri, kekuatan eksternal dari ekonomi terbesar di dunia menciptakan batasan nyata terhadap independensi kebijakan. Hal ini penting karena ekspektasi inflasi, setelah tidak lagi terikat, menjadi lebih sulit untuk dikendalikan—sesuatu yang dipelajari dengan pahit oleh BoE dan Fed selama beberapa tahun terakhir.