Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Pendiri dunia kripto meninggal secara misterius secara berurutan: tiga orang meninggal dalam satu bulan, pendiri Libertex jatuh dari pesawat dan meninggal dunia
Industri cryptocurrency kembali diselimuti bayang-bayang gelap. Kedutaan Besar Rusia di Paris baru-baru ini mengonfirmasi bahwa Vyacheslav Taran yang berusia 53 tahun meninggal dunia secara tidak sengaja dalam kecelakaan helikopter, ini adalah kejadian kematian misterius ketiga dari pendiri dalam sebulan terakhir di dunia crypto. Pendiri platform perdagangan valas Forex Club dan bursa cryptocurrency Libertex ini, setelah berita kematiannya tersebar, kembali memicu kekhawatiran luas di industri tentang keamanan dan risiko di dunia crypto.
Tragedi Kecelakaan Helikopter: Misteri Kecelakaan Masih Menunggu Penyelidikan
Menurut laporan resmi, tragedi ini terjadi pada 25 November. Vyacheslav Taran naik helikopter H130 bermesin tunggal dari Swiss menuju Monaco, namun di tengah perjalanan helikopter mengalami kecelakaan di atas kota bebas di pantai Prancis, dan jatuh di daerah tersebut. Selain Taran, pilot berusia 35 tahun berkewarganegaraan Prancis juga meninggal dunia secara tidak sengaja.
Yang menarik perhatian adalah, hari kejadian cuaca cerah, pilot berpengalaman, dan penyebab umum kecelakaan penerbangan sipil tampaknya telah dikesampingkan. Otoritas Prancis dalam penyelidikan awal tidak menutup kemungkinan keterlibatan pihak ketiga. Diketahui, ada satu orang tak dikenal yang seharusnya ikut dalam penerbangan bersama Taran, namun membatalkan perjalanan di saat terakhir, detail ini menambah nuansa misteri pada seluruh kejadian.
Misteri Identitas: Dari Platform Forex ke Kerajaan Kripto, Pendiri Kontroversial
Vyacheslav Taran telah berkecimpung di bidang teknologi keuangan selama bertahun-tahun. Ia mendirikan Forex Club, platform perdagangan valas terkenal di Rusia, kemudian masuk ke industri cryptocurrency dan membangun bursa Libertex. Namun, kerajaan bisnisnya tidak tanpa kontroversi.
Media Ukraina pernah melaporkan tuduhan bahwa Taran memiliki hubungan kerja sama dengan Badan Intelijen Luar Negeri Rusia (SVR), dan menggunakan cryptocurrency untuk memindahkan dana pemerintah Rusia. Meskipun tuduhan ini pernah menimbulkan perhatian industri, laporan terkait tidak menyediakan bukti yang pasti.
Kebetulan Mengerikan: Tiga Tokoh Utama di Dunia Crypto Meninggal Secara Misterius dalam Satu Bulan
Kematian Taran menjadi kejadian ketiga dari pendiri terkenal yang meninggal secara misterius dalam 30 hari terakhir di dunia crypto.
Pada 28 Oktober, arsitek MakerDAO dan salah satu pendiri Balancer, Nicolai Muchgian, ditemukan meninggal karena tenggelam di sebuah pantai di Puerto Rico. Sebelumnya, Muchgian pernah mengungkapkan bahwa ia menerima ancaman kematian dari Central Intelligence Agency (CIA) Amerika Serikat dan Mossad, badan intelijen Israel.
Kurang dari sebulan kemudian, pada 23 November, salah satu pendiri perusahaan aset digital Amber Group, Tiantian Kullander, secara mendadak meninggal dunia saat tidur, usianya baru sekitar 30-an tahun.
Ketiga kejadian ini terjadi secara berdekatan dalam waktu singkat, menimbulkan refleksi tentang risiko yang dihadapi pendiri di dunia crypto. Entah itu risiko geopolitik, sengketa bisnis, atau ancaman tak dikenal lainnya, rangkaian kematian misterius ini memberi peringatan kepada seluruh industri bahwa para tokoh dengan kekayaan tinggi di dunia crypto tampaknya menghadapi risiko yang sulit dibayangkan oleh orang biasa.