Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Emas menguat terhadap obligasi Treasury AS dalam cadangan global
Sumber: CritpoTendencia Judul Asli: Emas Menguat di Hadapan Obligasi Treasury AS dalam Cadangan Global Tautan Asli: Sebuah penelitian terbaru dari Ned Davis Research menyoroti bahwa cadangan internasional emas telah meningkat secara pesat dalam beberapa bulan terakhir. Sejalan dengan itu, permintaan obligasi Treasury Amerika Serikat terus melemah.
Perilaku ini memungkinkan untuk menarik kesimpulan yang semakin jelas: emas secara bertahap menggantikan utang AS sebagai aset cadangan utama secara global.
Dalam laporan tersebut, yang dikutip oleh CNBC, ditekankan bahwa kesenjangan antara cadangan emas global dan kepemilikan obligasi Treasury telah berkurang secara drastis. Besarnya penyesuaian ini cukup signifikan, dengan selisihnya turun dari $1,23 triliun menjadi $162.000 juta saat ini.
Menurut laporan tersebut, pengurangan ini disebabkan oleh faktor utama: Donald Trump. Ketidakpastian global yang dihasilkan oleh kebijakan presiden Republik tersebut telah mengikis persepsi terhadap obligasi Treasury sebagai tempat perlindungan yang andal. Mitra dagang Amerika Serikat mencari stabilitas dalam aset cadangan mereka, dan dalam konteks saat ini, mereka menganggap bahwa Treasury tidak lagi memenuhi peran tersebut secara penuh.
Sejak menjabat, Trump telah mendorong agenda yang ditandai oleh tarif perdagangan dan ancaman bersifat geopolitik, yang telah melemahkan kepercayaan terhadap utang AS. Selain itu, kritik berulangnya terhadap independensi Federal Reserve menimbulkan keraguan tentang objektivitas dan prediktabilitas kebijakan moneter negara tersebut.
Seluruh konteks ini menjadi kunci bagi para investor internasional untuk mengurangi eksposur mereka terhadap obligasi Treasury dan memperkuat cadangan emas. Dinamika ini tercermin dalam apresiasi kuat logam mulia sejak awal 2025, ketika harganya sedikit di atas $2.600 per ons, hingga saat ini mencapai $4.745 per ons.
Cadangan emas akan terus bertambah
Berdasarkan gambaran saat ini, semua indikasi menunjukkan bahwa tren ini bisa semakin intensif dalam beberapa bulan mendatang. Delapan negara NATO menerima ancaman sanksi perdagangan dari Trump setelah menyatakan keberatan terhadap rencananya untuk mengakuisisi Greenland.
Peristiwa ini memicu kenaikan hasil obligasi Treasury, sebuah gerakan yang, seperti biasa, berlawanan arah dengan harga.
Secara paralel, harga emas terus mencatat rekor tertinggi baru dan mendekati zona $4.750 per ons. Hasil langsungnya adalah melemahnya dolar terhadap mata uang utama di pasar maju. Secara khusus, indeks DXY menunjukkan bahwa dolar AS sulit untuk kembali melewati batas 100 poin dalam jangka pendek.
Untuk hari Selasa ini, indeks menunjukkan penurunan sekitar -0,88% dibandingkan penutupan hari Senin, berada di sekitar 98,50 poin. Dengan demikian, ketakutan terhadap risiko yang terkait dengan aset utang AS terus menyebar secara konsisten di seluruh portofolio global.
Perlu dicatat bahwa situasi ini bisa semakin memburuk jika terjadi gerakan militer. Misalnya, pergeseran sekelompok kapal induk AS ke Laut Arab telah menimbulkan kekhawatiran akan kemungkinan konflik dengan Iran.
Jika terjadi, skenario ini dapat memperkuat ketidakpastian dan semakin mempersempit kesenjangan antara cadangan internasional emas dan kepemilikan obligasi Treasury.
Perang paralel berintensitas rendah
Perang dagang yang dipicu oleh Washington terhadap beberapa mitra strategisnya tidak tinggal diam. Seperti yang disampaikan oleh Ray Dalio, dia berpendapat bahwa balasan tersebut muncul melalui perang paralel berintensitas rendah. Ini adalah perang modal, di mana migrasi yang terus-menerus ke emas menjadi sinyal yang jelas.
Saingan utama — dan juga sekutu — Amerika Serikat sedang bereaksi sebisa mereka, dan penurunan permintaan terhadap utang AS dipandang sebagai alat tekanan yang signifikan. Namun, untuk saat ini, tidak diharapkan adanya penjualan besar-besaran obligasi Treasury dalam waktu dekat, karena skenario tersebut akan menjadi salah satu yang paling tidak menguntungkan bagi strategi ekonomi pemerintahan Trump.