Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Dari belakang layar menuju sorotan utama: Bagaimana Gwynne Shotwell memimpin SpaceX menuju IPO dengan valuasi sebesar 1,5 triliun dolar
SpaceX ditargetkan akan go public pada tahun 2026, keputusan ini akan mendorong salah satu tokoh kunci dari perusahaan roket swasta ini ke garis depan—Presiden perusahaan Gwynne Shotwell. Sebagai pengemudi operasi harian SpaceX sejak 2008, Shotwell menghadapi ujian terberat dalam kariernya.
Hubungan Kerja 25 Tahun antara Shotwell dan Musk
Gwynne Shotwell dan pendiri Elon Musk telah bekerja sama selama hampir seperempat abad. Dia awalnya ragu saat bergabung dengan SpaceX, tetapi akhirnya memilih untuk mengambil risiko ini. “Saya menelepon dia dan bilang saya bodoh,” kenang Shotwell dalam pidatonya di Stanford University, “Dia tertawa, lalu menyambut saya bergabung dengan tim.”
Dari posisi wakil presiden pengembangan bisnis hingga peran inti sebagai presiden, Shotwell menyaksikan transformasi SpaceX dari hampir bangkrut menjadi pemimpin industri. Terutama pada tahun 2008, perusahaan mendapatkan kontrak senilai 1,6 miliar dolar AS dari NASA, yang menyelamatkan perusahaan yang sedang mengalami kesulitan tersebut.
Seni Menyeimbangkan Pendiri dan Pemangku Kepentingan
Pekerjaan Shotwell jauh dari sekadar mengelola operasi harian. Dia berperan sebagai mediator, menyeimbangkan keputusan sulit Musk dengan kekhawatiran pejabat pemerintah. Sebuah peristiwa pada Juni 2023 secara sempurna menggambarkan tanggung jawabnya: ketika Musk terlibat konflik dengan Trump dan mengancam menutup pengiriman bahan dan personel ke Stasiun Luar Angkasa Internasional, Shotwell harus meredakan situasi dan meyakinkan pejabat NASA bahwa perusahaan mampu melewati krisis tersebut.
Mantan direktur NASA Bill Nelson pernah mengatakan, “Dia selalu menjadi kekuatan stabil. Karena saya percaya padanya, saya juga percaya pada SpaceX.” Kepercayaan ini tidak muncul begitu saja, melainkan dibangun melalui kontak bertahun-tahun dengan pejabat pemerintah global dan perusahaan satelit.
Memimpin Perusahaan Melampaui Batas Teknologi
Di bawah kepemimpinan Shotwell, SpaceX telah mencapai serangkaian terobosan besar. Perusahaan berhasil merebut kembali dan menggunakan ulang roket pendorongnya, dan pada 2020 mengirimkan astronaut ke stasiun luar angkasa, memecahkan rekor selama 9 tahun tanpa pengiriman astronaut dari Amerika Serikat. Selain itu, jaringan satelit Starlink telah menjadi layanan internet satelit terbesar dalam sejarah.
Namun saat ini, SpaceX menghadapi tekanan baru. Roket Starship masih harus menyelesaikan penerbangan reguler dan verifikasi fungsi. Dalam tiga uji coba tahun lalu, salah satunya mengalami kecelakaan di darat pada November. Selain itu, perusahaan menghabiskan lebih dari 20 miliar dolar AS tahun lalu untuk akuisisi spektrum nirkabel, yang semakin membebani keuangan.
Operasi Sulit Sebelum IPO
Seiring perusahaan memasuki masa diam regulasi, SpaceX telah memberitahu karyawannya untuk menangguhkan diskusi tentang rencana go public. IPO yang berpotensi mencatat sejarah ini diperkirakan akan bernilai 1,5 triliun dolar AS, dengan pendanaan lebih dari 30 miliar dolar AS.
Pada saat kritis ini, Gwynne Shotwell perlu menjaga kecepatan inovasi perusahaan sekaligus menghadapi pengawasan ketat dari luar. Gaya manajemennya adalah memberikan tim inti otonomi penuh—para insinyur seperti Mark Juncosa dan wakil presiden Starlink Lauren Dreyer telah menjabat selama bertahun-tahun. Tetapi saat harus membuat keputusan sulit, Shotwell tidak akan mundur.
Mantan eksekutif SpaceX dan NASA Kathy Lueders merangkum, “Kehebatan Gwynne adalah dia selalu muncul di saat perusahaan paling membutuhkan bantuan.” Wawasan dan kemampuan eksekusinya ini akan memainkan peran penting dalam perjalanan SpaceX menuju pencatatan saham.