Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Akankah EUR/USD Menembus di atas 1.1625 karena kelemahan dolar yang berlanjut?
Pasangan EUR/USD sedang menjalani streak kemenangan selama empat hari, diperdagangkan dengan kokoh di atas level 1.1600 selama jam Asia pada hari Kamis. Tetapi pertanyaan utama bagi para trader adalah apakah momentum ini dapat dipertahankan, terutama dengan rata-rata pergerakan sederhana 200-hari yang berada tepat di atas di level 1.1625 sebagai rintangan teknis berikutnya.
Ekspektasi Pemotongan Suku Bunga Fed Memicu Penurunan Dolar
Penguatan Dolar AS yang melemah tetap menjadi pendorong utama di balik kenaikan EUR/USD. Pasar saat ini memperhitungkan kemungkinan sebesar 85% bahwa Federal Reserve akan kembali memotong suku bunga pada bulan Desember, sebuah perubahan yang didukung oleh komentar terbaru dari berbagai pejabat Fed. Sentimen dovish ini telah mendorong Indeks USD ke level terendah satu minggu baru, saat investor menilai kembali daya tarik dolar yang secara tradisional dianggap sebagai safe haven.
Data ekonomi yang dirilis minggu ini tidak banyak mengubah narasi. Sinyal campuran dari ekonomi AS terus memperkuat ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter, yang secara alami bekerja melawan kekuatan dolar dan menjadi angin bagi pasangan EUR/USD.
Sikap Hati-hati ECB Mendukung Euro
Di sisi lain, Euro mendapatkan dukungan dari sikap hati-hati dari Bank Sentral Eropa. Wakil Presiden ECB Luis de Guindos menyampaikan nada yang sedikit lebih optimis tentang pertumbuhan zona euro minggu ini, menunjukkan bahwa tingkat suku bunga saat ini sudah dikalibrasi secara tepat. Pendekatan yang terukur ini menunjukkan bahwa ECB tidak terburu-buru untuk menyesuaikan kebijakan dalam waktu dekat.
Kepala bank sentral Kroasia Boris Vujcic menegaskan pesan ini, menyatakan bahwa pemotongan suku bunga hanya akan dilanjutkan jika inflasi turun di bawah target 2% tanpa menunjukkan tanda-tanda rebound. Sementara itu, Kepala Ekonom ECB Philip Lane menekankan perlunya inflasi non-energi yang lebih lambat untuk menjaga stabilitas harga.
Konsensus di antara para ekonom jelas: ECB kemungkinan akan mempertahankan suku bunga deposito hingga akhir tahun, dengan perubahan minimal yang diharapkan hingga tahun depan. Divergensi kebijakan ini—dovish Fed versus ECB yang stabil—secara alami menguntungkan para bullish EUR/USD.
Setup Teknis Mengarah Lebih Tinggi, Dengan Catatan
Dari sudut pandang teknis, jalur resistansi terdekat untuk EUR/USD tampaknya ke arah atas. Namun, trader harus bersabar dan menunggu terobosan yang pasti di atas penghalang SMA 200-hari di dekat 1.1625 sebelum berkomitmen pada posisi long baru. Kekuatan yang berkelanjutan di atas level ini akan memberikan konfirmasi yang lebih kuat terhadap kasus bullish.
Satu catatan: libur Thanksgiving di AS membuat volume perdagangan minggu ini relatif tipis, menambah lapisan ketidakpastian pada pergerakan besar. Trader bullish harus tetap waspada terhadap potensi pergerakan whipsaw saat likuiditas lebih rendah.
Ikhtisar Performa Mata Uang
Indeks USD menunjukkan kelemahan luas minggu ini, menurun 0.83% terhadap Euro sementara melemah 1.17% terhadap Pound Inggris dan Dolar Kanada. Yen Jepang muncul sebagai mata uang dengan performa terkuat di antara mata uang utama. Kekuatan EUR cukup mencolok, menguat terhadap hampir semua pasangan utama termasuk kenaikan 0.35% terhadap Pound dan pergerakan 1.17% terhadap Dolar Australia.
Untuk saat ini, momentum EUR/USD tetap utuh, tetapi trader yang memantau SMA 200-hari akan menjadi kunci untuk menentukan apakah rally ini memiliki lebih banyak tenaga atau menghadapi resistansi di level teknis saat ini.