Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
## Keputusan MSCI pada 15 Januari Bisa Memicu Penjualan Besar-besaran MSTR—Apa yang Perlu Diketahui Investor
Dunia cryptocurrency dan keuangan tradisional sedang menahan napas saat MSCI bersiap untuk membuat keputusan penting pada 15 Januari terkait perusahaan treasury aset digital seperti Strategy. Keputusan ini bisa merombak lanskap investasi untuk perusahaan Michael Saylor, dengan pelaku pasar yang sudah memperhitungkan risiko penurunan yang signifikan. Data Polymarket menunjukkan probabilitas 77% bahwa Strategy akan dikeluarkan dari indeks MSCI pada 31 Maret, menandakan kekhawatiran investor tentang potensi dampak negatifnya.
Analisis terbaru JPMorgan menggambarkan gambaran yang menyedihkan: jika MSCI menghapus Strategy dari indeks ekuitas globalnya, perusahaan bisa kehilangan sekitar $2,8 miliar dalam aliran keluar dana. Langkah ini kemungkinan besar akan menambah tekanan pada saham MSTR, yang sudah mengalami periode yang penuh gejolak. Saham ini kehilangan setengah nilainya dari puncaknya pada 2025 di atas $400, dengan penurunan yang sangat tajam yang mempercepat setelah Bitcoin turun di bawah $100.000 bulan November lalu.
## Peter Schiff Tingkatkan Kritik: MSTR Menuju Penurunan Lebih Dalam di 2026
Ekonom terkemuka Peter Schiff telah memperkuat sikap bearishnya terhadap Strategy, kini memprediksi bahwa pemegang saham MSTR menghadapi tahun yang lebih berat dibandingkan performa tahun 2025. Skeptisisme Schiff berpusat pada apa yang dia anggap sebagai langkah-langkah yang semakin putus asa oleh perusahaan untuk mendukung pengembalian pemegang saham.
Titik kritisnya adalah STRC, saham preferen Strategy, yang kini membagikan dividen bulanan sebesar 11%. Schiff menggambarkan struktur pembayaran ini sebagai tanda bahaya, berargumen bahwa perusahaan kesulitan mempertahankan komitmen dividen awal sebesar 10% dan tetap meningkatkan distribusi. Dia menganggap STRC sebagai "sampah," menyarankan bahwa kenaikan dividen ini menandakan tekanan keuangan daripada kekuatan.
Selain kekhawatiran dividen, Schiff berpendapat bahwa keruntuhan harga Bitcoin lainnya—yang berpotensi lebih parah dari penurunan tahun 2025—akan memberi tekanan besar pada valuasi MSTR. Dia sebelumnya menyoroti bahwa jika Strategy masuk dalam peringkat S&P 500, perusahaan ini akan menjadi yang keenam terburuk, dan dia tetap berpendapat bahwa pergeseran perusahaan untuk mengakumulasi Bitcoin pada akhirnya menghancurkan nilai pemegang saham daripada meningkatkannya.
## Konvergensi Risiko: MSTR di Titik Balik
Konvergensi tantangan yang dihadapi MSTR tampak mengkhawatirkan. Keputusan MSCI yang akan datang berpotongan dengan memburuknya momentum teknikal Bitcoin dan skeptisisme yang meningkat dari pengamat pasar besar seperti Peter Schiff. Apakah Strategy mampu bertahan dari tantangan ini atau apakah 2026 akan menjadi tahun kerugian yang lebih tajam tetap menjadi pertanyaan utama bagi investor ekuitas yang terkait dengan crypto.