Obligasi adalah instrumen utang yang diterbitkan oleh pemerintah atau badan pemerintah untuk mengumpulkan dana. Memiliki obligasi berarti investor memberikan pinjaman kepada penerbit dan akan menerima imbal hasil berupa bunga atau dividen sesuai dengan perjanjian.
Tujuan utama penerbitan obligasi adalah agar pemerintah dapat mengumpulkan dana untuk proyek penting seperti pembangunan infrastruktur, pelunasan utang publik, atau subsidi utilitas umum.
Mekanisme Kerja Obligasi Pemerintah
Berinvestasi dalam obligasi tidak rumit; investor perlu membeli dari bank yang melayani penjualan dan memegangnya selama periode yang ditentukan dalam kontrak.
Periode investasi bervariasi, termasuk 1 tahun, 3 tahun, 5 tahun, atau 7 tahun. Setelah masa berakhir sesuai kontrak, investor akan menerima kembali pokok ditambah bunga sesuai tingkat yang ditetapkan.
Struktur pembelian:
Per unit (1.000 บาท)
Pembelian minimum 1.000 บาท (1 หน่วย)
Dapat membeli dalam kelipatan 1.000 บาท, misalnya 5.000 บาท atau 100.000 บาท
Tidak ada batas maksimum dan tidak terbatas jumlah transaksi pembelian
Jenis Obligasi Pemerintah
Di pasar global, terutama di Amerika Serikat yang memiliki pasar obligasi terbesar, pengklasifikasian jenisnya sebagai berikut:
Surat Utang Treasury (Treasury Bills) - Obligasi jangka pendek dengan jatuh tempo tidak lebih dari 1 tahun
Surat Utang Treasury (Treasury Notes) - Jatuh tempo 2 tahun, 3 tahun, 5 tahun, atau 10 tahun dengan bunga tetap
Obligasi Treasury (Treasury Bonds) - Obligasi jangka panjang dengan jatuh tempo 20 hingga 30 tahun
Obligasi Perlindungan Inflasi ###TIPS### - Obligasi yang nilainya disesuaikan dengan tingkat inflasi untuk menjaga daya beli
Kelebihan dan Kekurangan
Kelebihan
Kepercayaan tinggi: Diterbitkan oleh pemerintah sehingga risiko rendah dan sangat terpercaya
Pendapatan tetap: Bunga sudah ditetapkan sebelumnya sehingga perencanaan keuangan lebih akurat
Beragam pilihan: Tersedia berbagai periode sesuai kebutuhan dan tujuan investasi
Keamanan tinggi: Dijamin oleh pemerintah sehingga menambah kepercayaan
Kelemahan
Imbal hasil rendah: Tingkat bunga biasanya tidak tinggi dibandingkan investasi di instrumen berisiko lebih tinggi
Pertumbuhan terbatas: Keuntungan cenderung lebih kecil dibanding aset lain
Kepercayaan terhadap kebijakan: Perubahan kebijakan moneter atau ekonomi dapat mempengaruhi harga dan imbal hasil
Faktor yang Mempengaruhi Harga Obligasi
Suku bunga dasar: Ketika bank sentral menaikkan suku bunga, harga obligasi cenderung turun karena investor beralih ke aset dengan hasil lebih tinggi
Kondisi ekonomi: Saat ekonomi kuat, investor biasanya melihat obligasi sebagai pilihan aman untuk diversifikasi risiko
Kebijakan bank sentral: Keputusan kebijakan moneter secara langsung mempengaruhi tingkat suku bunga di pasar
Situasi global: Perubahan ekonomi internasional mempengaruhi tingkat suku bunga dan arus investasi
Imbal hasil: Indikator penting yang diikuti investor untuk menilai ekspektasi pasar, misalnya imbal hasil obligasi 10 tahun AS dianggap sebagai indikator kepercayaan pasar
Panduan Investasi
Obligasi cocok untuk mereka yang menginginkan investasi berisiko rendah dan bersedia menunggu. Dapat digunakan sebagai metode menabung jangka menengah hingga panjang dan diversifikasi portofolio.
3 Cara Membeli Obligasi
Pasar primer: Membeli langsung dari pemerintah melalui bank pemerintah atau bank komersial yang ditunjuk sebagai agen penjual. Investor harus mengikuti pengumuman pemerintah untuk mengetahui waktu dan tempat penjualan.
Pasar sekunder: Membeli dari investor lain yang sudah memegang obligasi tersebut. Bisa dilakukan dengan dua cara, yaitu transaksi langsung antar investor atau melalui broker.
Reksa Dana Obligasi: Cara yang praktis; investor dapat membeli unit penyertaan dari perusahaan sekuritas atau bank yang menawarkan reksa dana tersebut.
Ringkasan
Memiliki obligasi pemerintah cukup sederhana dan aman, meskipun imbal hasilnya lebih rendah dan membutuhkan waktu investasi yang lebih lama. Umumnya cocok untuk investor yang bertujuan diversifikasi risiko dan menciptakan pendapatan tetap jangka panjang. Jika ingin mempelajari lebih lanjut tentang berbagai pilihan investasi, sebaiknya lakukan riset menyeluruh sebelum memutuskan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Apa itu obligasi? Panduan investasi dan langkah-langkah bergabung
Pengertian dan Peran Obligasi Pemerintah
Obligasi adalah instrumen utang yang diterbitkan oleh pemerintah atau badan pemerintah untuk mengumpulkan dana. Memiliki obligasi berarti investor memberikan pinjaman kepada penerbit dan akan menerima imbal hasil berupa bunga atau dividen sesuai dengan perjanjian.
Tujuan utama penerbitan obligasi adalah agar pemerintah dapat mengumpulkan dana untuk proyek penting seperti pembangunan infrastruktur, pelunasan utang publik, atau subsidi utilitas umum.
Mekanisme Kerja Obligasi Pemerintah
Berinvestasi dalam obligasi tidak rumit; investor perlu membeli dari bank yang melayani penjualan dan memegangnya selama periode yang ditentukan dalam kontrak.
Periode investasi bervariasi, termasuk 1 tahun, 3 tahun, 5 tahun, atau 7 tahun. Setelah masa berakhir sesuai kontrak, investor akan menerima kembali pokok ditambah bunga sesuai tingkat yang ditetapkan.
Struktur pembelian:
Jenis Obligasi Pemerintah
Di pasar global, terutama di Amerika Serikat yang memiliki pasar obligasi terbesar, pengklasifikasian jenisnya sebagai berikut:
Surat Utang Treasury (Treasury Bills) - Obligasi jangka pendek dengan jatuh tempo tidak lebih dari 1 tahun
Surat Utang Treasury (Treasury Notes) - Jatuh tempo 2 tahun, 3 tahun, 5 tahun, atau 10 tahun dengan bunga tetap
Obligasi Treasury (Treasury Bonds) - Obligasi jangka panjang dengan jatuh tempo 20 hingga 30 tahun
Obligasi Perlindungan Inflasi ###TIPS### - Obligasi yang nilainya disesuaikan dengan tingkat inflasi untuk menjaga daya beli
Kelebihan dan Kekurangan
Kelebihan
Kepercayaan tinggi: Diterbitkan oleh pemerintah sehingga risiko rendah dan sangat terpercaya
Pendapatan tetap: Bunga sudah ditetapkan sebelumnya sehingga perencanaan keuangan lebih akurat
Beragam pilihan: Tersedia berbagai periode sesuai kebutuhan dan tujuan investasi
Keamanan tinggi: Dijamin oleh pemerintah sehingga menambah kepercayaan
Kelemahan
Imbal hasil rendah: Tingkat bunga biasanya tidak tinggi dibandingkan investasi di instrumen berisiko lebih tinggi
Pertumbuhan terbatas: Keuntungan cenderung lebih kecil dibanding aset lain
Kepercayaan terhadap kebijakan: Perubahan kebijakan moneter atau ekonomi dapat mempengaruhi harga dan imbal hasil
Faktor yang Mempengaruhi Harga Obligasi
Suku bunga dasar: Ketika bank sentral menaikkan suku bunga, harga obligasi cenderung turun karena investor beralih ke aset dengan hasil lebih tinggi
Kondisi ekonomi: Saat ekonomi kuat, investor biasanya melihat obligasi sebagai pilihan aman untuk diversifikasi risiko
Kebijakan bank sentral: Keputusan kebijakan moneter secara langsung mempengaruhi tingkat suku bunga di pasar
Situasi global: Perubahan ekonomi internasional mempengaruhi tingkat suku bunga dan arus investasi
Imbal hasil: Indikator penting yang diikuti investor untuk menilai ekspektasi pasar, misalnya imbal hasil obligasi 10 tahun AS dianggap sebagai indikator kepercayaan pasar
Panduan Investasi
Obligasi cocok untuk mereka yang menginginkan investasi berisiko rendah dan bersedia menunggu. Dapat digunakan sebagai metode menabung jangka menengah hingga panjang dan diversifikasi portofolio.
3 Cara Membeli Obligasi
Pasar primer: Membeli langsung dari pemerintah melalui bank pemerintah atau bank komersial yang ditunjuk sebagai agen penjual. Investor harus mengikuti pengumuman pemerintah untuk mengetahui waktu dan tempat penjualan.
Pasar sekunder: Membeli dari investor lain yang sudah memegang obligasi tersebut. Bisa dilakukan dengan dua cara, yaitu transaksi langsung antar investor atau melalui broker.
Reksa Dana Obligasi: Cara yang praktis; investor dapat membeli unit penyertaan dari perusahaan sekuritas atau bank yang menawarkan reksa dana tersebut.
Ringkasan
Memiliki obligasi pemerintah cukup sederhana dan aman, meskipun imbal hasilnya lebih rendah dan membutuhkan waktu investasi yang lebih lama. Umumnya cocok untuk investor yang bertujuan diversifikasi risiko dan menciptakan pendapatan tetap jangka panjang. Jika ingin mempelajari lebih lanjut tentang berbagai pilihan investasi, sebaiknya lakukan riset menyeluruh sebelum memutuskan.