Awal dari pertanyaan dasar: Berapa nisab zakat emas?
Sebelum kita berbicara tentang angka dan perhitungan, mari kita jelaskan terlebih dahulu: Nisab zakat emas setara dengan 85 gram emas murni (berat 24) karat. Ini adalah batas minimum yang jika tabunganmu mencapai dan telah dimiliki selama satu tahun hijriyah penuh, maka Allah mewajibkan kamu mengeluarkan zakat.
Tapi bagaimana jika emasmu dari karat yang lebih rendah? Berikut rumus sederhananya:
Karat 21: Nisab sekitar 97 gram
Karat 18: Nisab sekitar 113 gram
Alasannya sederhana: Semakin rendah karat (tingkat kemurnian), semakin besar berat yang dibutuhkan untuk mendapatkan jumlah emas murni yang sama.
Perhitungan dimulai di sini: Bagaimana cara menghitung zakat emasmu?
Rumus dasar yang satu ini jangan sampai lupa:
Zakat emas = 2.5% dari nilai pasar emas murni
Mari kita terapkan pada kasus nyata:
Kasus nyata pertama: emas karat 24
Memiliki 100 gram emas murni (berat 24), dan harga per gram di pasar 400 riyal Saudi.
Emas murni: 100 × 1 = 100 gram
Nilai total: 100 × 400 = 40.000 riyal
Zakat yang wajib dikeluarkan: 40.000 × 2.5% = 1.000 riyal
Kasus nyata kedua: emas karat 21
Memiliki 100 gram emas karat 21, dan harga saat ini 400 riyal per gram.
Emas murni: 100 × 0.875 = 87.5 gram
Nilai total: 87.5 × 400 = 35.000 riyal
Zakat yang wajib dikeluarkan: 35.000 × 2.5% = 875 riyal
Kasus nyata ketiga: emas karat 18
Memiliki 100 gram emas karat 18, dan harga 400 riyal per gram.
Emas murni: 100 × 0.75 = 75 gram
Nilai total: 75 × 400 = 30.000 riyal
Zakat yang wajib dikeluarkan: 30.000 × 2.5% = 750 riyal
⚠️ Perhatikan di sini: Pada kasus terakhir, emas murni hanya 75 gram, yang kurang dari nisab (85 gram), maka tidak ada zakat atas jumlah ini.
Kapan zakat benar-benar wajib?
Menguasai nisab saja tidak cukup. Ada tiga syarat yang harus dipenuhi:
1. Memiliki nisab secara nyata: 85 gram emas murni atau setara dari karat yang lebih rendah
2. Telah berlalu satu tahun hijriyah penuh: Jika hari ini kamu membeli emas baru, zakat wajib dikeluarkan setelah 12 bulan hijriyah sejak kepemilikan. Tapi jika kamu sudah memiliki emas dari dulu, perhitungan dimulai dari tanggal pertama kali memilikinya.
3. Kepemilikan penuh: emas harus benar-benar milikmu sepenuhnya, tidak dijaminkan, tidak dipinjamkan, dan tidak tergantung gadai.
Jenis emas dan hukum zakatnya
Tidak semua emas memiliki hukum yang sama. Berikut penjelasannya:
Emas simpanan dan investasi
Jika kamu memiliki emas dalam bentuk batangan, koin, atau bahkan dana investasi emas (ETFs), hukumnya jelas: Zakat wajib dikeluarkan sebesar 2.5% dari nilainya, tanpa perbedaan pendapat di kalangan fuqaha. Sebab niat awalnya adalah menabung atau mencari keuntungan, bukan untuk dipakai.
Perhiasan untuk keperluan sehari-hari
Di sini terjadi perbedaan pendapat yang jelas:
Mayoritas (Maliki, Syafi’i, Hanbali): Mereka berpendapat bahwa perhiasan yang digunakan setiap hari seperti cincin, gelang, kalung tidak wajib dizakati, karena dianggap seperti pakaian dan alat pribadi.
Hanafi: Mereka berpendapat zakat wajib atas semua emas, bahkan yang digunakan untuk berhias, karena emas adalah kekayaan dalam dirinya sendiri.
Pendapat ketiga dari sebagian ulama: Zakat dikeluarkan sekali saja atas perhiasan tersebut.
Saran praktis: Jika kamu taat beragama, ikuti pendapat Hanafi dan keluarkan zakat atas semua emasmu. Jika mengikuti mayoritas, perhiasan sehari-hari tidak wajib dizakati.
Emas pria
Pria dilarang secara syar’i memakai emas, tapi jika dia memilikinya (misalnya untuk dijual atau ditabung), maka zakat wajib dikeluarkan seperti wanita.
Dana dan investasi emas: Apakah wajib zakat?
Jawabannya: Ya, wajib zakat, tapi caranya berbeda:
Dana indeks emas yang didukung emas nyata (ETFs):
Dianggap seperti kamu memiliki emas secara langsung. Hitung nilai pasar saat haul, dan keluarkan 2.5% dari sana.
Saham perusahaan pertambangan dan emas:
Jika dibeli untuk spekulasi (jual cepat dan untung cepat): Zakat atas nilai penuh sebesar 2.5%
Jika dibeli untuk investasi jangka panjang: Zakat hanya atas keuntungan dan dividen tunai
Siapa yang wajib mengeluarkan zakat?
Zakat wajib bagi Muslim yang memenuhi syarat-syarat berikut:
Baligh dan berakal (Anak kecil dan orang gila tidak wajib)
Memiliki nisab (85 gram atau lebih emas murni)
Telah berlalu satu tahun hijriyah penuh sejak memilikinya
Siapa yang berhak menerima zakat?
Harta zakat hanya boleh diberikan kepada delapan golongan tertentu (8 golongan yang disebutkan dalam Al-Qur’an):
1. Fakir: Mereka yang tidak mampu memenuhi kebutuhan pokoknya
2. Miskin: Mereka yang memiliki sedikit, tapi tidak cukup
3. Amil zakat: Petugas pengumpul dan pengelola zakat
4. Muallaf: Mereka yang diberikan agar hati mereka menjadi tenang dan dekat dengan Islam
5. Riqab: Membantu budak yang ingin merdeka
6. Gharimun: Orang yang terbebani hutang
7. Fi Sabilillah: Untuk kepentingan agama dan jihad
8. Ibnu Sabil: Musafir yang terputus perjalanan dan tidak punya bekal
Siapa yang tidak berhak menerima zakat?
Keluarga Nabi dan Banu Hasyim (Dilarang menerima zakat)
Orang kaya dan mampu bekerja yang malas
Kafir (Tidak berhak menerima zakat)
Mereka yang menjadi tanggungan nafkahmu: orang tua, istri, anak-anak (Dianjurkan menafkahi mereka dari hartamu sendiri)
Kesalahan umum yang sering dilakukan orang
Kesalahan pertama: Menghitung zakat berdasarkan berat emas, bukan nilai pasar
❌ Salah: Mengeluarkan 2.5 gram emas, bukan 2.5% dari nilainya
✅ Benar: Hitung nilai pasar dan keluarkan 2.5% dari sana dalam bentuk uang atau emas
Kesalahan kedua: Menggabungkan emas simpanan dan perhiasan sehari-hari
❌ Salah: Tidak mengeluarkan zakat atas batangan karena mengira sama seperti perhiasan
✅ Benar: Batangan dan koin emas wajib dizakati tanpa perbedaan
Kesalahan ketiga: Tidak memperhatikan harga emas saat ini
❌ Salah: Menggunakan harga lama dari tahun-tahun sebelumnya
✅ Benar: Gunakan harga pasar saat hari wajib zakat
Kesalahan keempat: Menunda pengeluaran zakat
❌ Salah: Menunggu bulan Ramadan atau hari tertentu
✅ Benar: Keluarkan segera setelah haul berlalu, menunda adalah dosa
Kesalahan kelima: Memberikan zakat kepada kerabat yang kaya sebagai bentuk sopan
❌ Salah: Memberikan zakat kepada saudara yang kaya misalnya
✅ Benar: Berikan hanya kepada yang berhak sesuai kategori
Poin penting: Emas yang dicampur dengan logam lain
Jika emasmu bercampur tembaga atau perak, bagaimana menghitung zakatnya?
Caranya mudah: Hitung sesuai karat sebenarnya. Misalnya:
Emas karat 18 = 75% emas murni
Emas karat 21 = 87.5% emas murni
Emas karat 24 = 100% emas murni
Jika kamu punya 100 gram emas karat 18, emas murninya adalah 75 gram, hitung zakat berdasarkan ini.
Ringkasan yang perlu kamu tahu
Zakat emas tidak serumit yang dibayangkan:
Nisab: 85 gram emas murni (atau setara dari karat yang lebih rendah)
Persentase: 2.5% dari nilai pasar
Syarat: telah berlalu satu tahun hijriyah
Waktu: keluarkan segera setelah haul selesai
Yang penting diingat: zakat bukan beban finansial semata, tetapi ibadah yang membersihkan diri dan harta, serta mewujudkan solidaritas sosial antara kamu dan saudara-saudara yang membutuhkan. Jika kamu mengeluarkannya dengan ikhlas, kamu telah menjalankan ibadah besar yang diridhai Allah dan memberi manfaat bagi masyarakat.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Zakat emas: berapa nisab dan cara perhitungannya dengan mudah dan praktis
Awal dari pertanyaan dasar: Berapa nisab zakat emas?
Sebelum kita berbicara tentang angka dan perhitungan, mari kita jelaskan terlebih dahulu: Nisab zakat emas setara dengan 85 gram emas murni (berat 24) karat. Ini adalah batas minimum yang jika tabunganmu mencapai dan telah dimiliki selama satu tahun hijriyah penuh, maka Allah mewajibkan kamu mengeluarkan zakat.
Tapi bagaimana jika emasmu dari karat yang lebih rendah? Berikut rumus sederhananya:
Alasannya sederhana: Semakin rendah karat (tingkat kemurnian), semakin besar berat yang dibutuhkan untuk mendapatkan jumlah emas murni yang sama.
Perhitungan dimulai di sini: Bagaimana cara menghitung zakat emasmu?
Rumus dasar yang satu ini jangan sampai lupa:
Zakat emas = 2.5% dari nilai pasar emas murni
Mari kita terapkan pada kasus nyata:
Kasus nyata pertama: emas karat 24
Memiliki 100 gram emas murni (berat 24), dan harga per gram di pasar 400 riyal Saudi.
Kasus nyata kedua: emas karat 21
Memiliki 100 gram emas karat 21, dan harga saat ini 400 riyal per gram.
Kasus nyata ketiga: emas karat 18
Memiliki 100 gram emas karat 18, dan harga 400 riyal per gram.
⚠️ Perhatikan di sini: Pada kasus terakhir, emas murni hanya 75 gram, yang kurang dari nisab (85 gram), maka tidak ada zakat atas jumlah ini.
Kapan zakat benar-benar wajib?
Menguasai nisab saja tidak cukup. Ada tiga syarat yang harus dipenuhi:
1. Memiliki nisab secara nyata: 85 gram emas murni atau setara dari karat yang lebih rendah
2. Telah berlalu satu tahun hijriyah penuh: Jika hari ini kamu membeli emas baru, zakat wajib dikeluarkan setelah 12 bulan hijriyah sejak kepemilikan. Tapi jika kamu sudah memiliki emas dari dulu, perhitungan dimulai dari tanggal pertama kali memilikinya.
3. Kepemilikan penuh: emas harus benar-benar milikmu sepenuhnya, tidak dijaminkan, tidak dipinjamkan, dan tidak tergantung gadai.
Jenis emas dan hukum zakatnya
Tidak semua emas memiliki hukum yang sama. Berikut penjelasannya:
Emas simpanan dan investasi
Jika kamu memiliki emas dalam bentuk batangan, koin, atau bahkan dana investasi emas (ETFs), hukumnya jelas: Zakat wajib dikeluarkan sebesar 2.5% dari nilainya, tanpa perbedaan pendapat di kalangan fuqaha. Sebab niat awalnya adalah menabung atau mencari keuntungan, bukan untuk dipakai.
Perhiasan untuk keperluan sehari-hari
Di sini terjadi perbedaan pendapat yang jelas:
Mayoritas (Maliki, Syafi’i, Hanbali): Mereka berpendapat bahwa perhiasan yang digunakan setiap hari seperti cincin, gelang, kalung tidak wajib dizakati, karena dianggap seperti pakaian dan alat pribadi.
Hanafi: Mereka berpendapat zakat wajib atas semua emas, bahkan yang digunakan untuk berhias, karena emas adalah kekayaan dalam dirinya sendiri.
Pendapat ketiga dari sebagian ulama: Zakat dikeluarkan sekali saja atas perhiasan tersebut.
Saran praktis: Jika kamu taat beragama, ikuti pendapat Hanafi dan keluarkan zakat atas semua emasmu. Jika mengikuti mayoritas, perhiasan sehari-hari tidak wajib dizakati.
Emas pria
Pria dilarang secara syar’i memakai emas, tapi jika dia memilikinya (misalnya untuk dijual atau ditabung), maka zakat wajib dikeluarkan seperti wanita.
Dana dan investasi emas: Apakah wajib zakat?
Jawabannya: Ya, wajib zakat, tapi caranya berbeda:
Dana indeks emas yang didukung emas nyata (ETFs): Dianggap seperti kamu memiliki emas secara langsung. Hitung nilai pasar saat haul, dan keluarkan 2.5% dari sana.
Saham perusahaan pertambangan dan emas:
Siapa yang wajib mengeluarkan zakat?
Zakat wajib bagi Muslim yang memenuhi syarat-syarat berikut:
Siapa yang berhak menerima zakat?
Harta zakat hanya boleh diberikan kepada delapan golongan tertentu (8 golongan yang disebutkan dalam Al-Qur’an):
1. Fakir: Mereka yang tidak mampu memenuhi kebutuhan pokoknya
2. Miskin: Mereka yang memiliki sedikit, tapi tidak cukup
3. Amil zakat: Petugas pengumpul dan pengelola zakat
4. Muallaf: Mereka yang diberikan agar hati mereka menjadi tenang dan dekat dengan Islam
5. Riqab: Membantu budak yang ingin merdeka
6. Gharimun: Orang yang terbebani hutang
7. Fi Sabilillah: Untuk kepentingan agama dan jihad
8. Ibnu Sabil: Musafir yang terputus perjalanan dan tidak punya bekal
Siapa yang tidak berhak menerima zakat?
Kesalahan umum yang sering dilakukan orang
Kesalahan pertama: Menghitung zakat berdasarkan berat emas, bukan nilai pasar ❌ Salah: Mengeluarkan 2.5 gram emas, bukan 2.5% dari nilainya ✅ Benar: Hitung nilai pasar dan keluarkan 2.5% dari sana dalam bentuk uang atau emas
Kesalahan kedua: Menggabungkan emas simpanan dan perhiasan sehari-hari ❌ Salah: Tidak mengeluarkan zakat atas batangan karena mengira sama seperti perhiasan ✅ Benar: Batangan dan koin emas wajib dizakati tanpa perbedaan
Kesalahan ketiga: Tidak memperhatikan harga emas saat ini ❌ Salah: Menggunakan harga lama dari tahun-tahun sebelumnya ✅ Benar: Gunakan harga pasar saat hari wajib zakat
Kesalahan keempat: Menunda pengeluaran zakat ❌ Salah: Menunggu bulan Ramadan atau hari tertentu ✅ Benar: Keluarkan segera setelah haul berlalu, menunda adalah dosa
Kesalahan kelima: Memberikan zakat kepada kerabat yang kaya sebagai bentuk sopan ❌ Salah: Memberikan zakat kepada saudara yang kaya misalnya ✅ Benar: Berikan hanya kepada yang berhak sesuai kategori
Poin penting: Emas yang dicampur dengan logam lain
Jika emasmu bercampur tembaga atau perak, bagaimana menghitung zakatnya?
Caranya mudah: Hitung sesuai karat sebenarnya. Misalnya:
Jika kamu punya 100 gram emas karat 18, emas murninya adalah 75 gram, hitung zakat berdasarkan ini.
Ringkasan yang perlu kamu tahu
Zakat emas tidak serumit yang dibayangkan:
Yang penting diingat: zakat bukan beban finansial semata, tetapi ibadah yang membersihkan diri dan harta, serta mewujudkan solidaritas sosial antara kamu dan saudara-saudara yang membutuhkan. Jika kamu mengeluarkannya dengan ikhlas, kamu telah menjalankan ibadah besar yang diridhai Allah dan memberi manfaat bagi masyarakat.