Para analis menyatakan bahwa aliansi geopolitik antara ASEAN dan negara-negara BRICS sedang membuat negara-negara Asia Tenggara menghadapi risiko tarif yang serius. Amerika Serikat dengan alasan Indonesia adalah anggota BRICS, mengancam akan menambahkan 10% tarif tambahan di atas tarif 32% yang telah ditetapkan, serta mengenakan tarif sebesar 36%, 24%, dan 46% secara berturut-turut kepada Thailand, Malaysia, dan Vietnam. Para ahli memperingatkan bahwa keberhasilan ASEAN dalam mempertahankan otonomi strategis pada tahun 2026 tergantung pada kemampuannya untuk mengelola ketergantungan struktural dalam rantai pasokan dan menjaga kedaulatan digital secara efektif, bukan hanya fokus pada masalah militer, karena kebijakan "non-blok" tradisional ASEAN sedang menghadapi tekanan dari kompetisi kekuatan besar.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan