Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Senat Amerika Serikat baru-baru ini mengumumkan penundaan pembahasan RUU CLARITY, yang menjadi perhatian utama dalam regulasi kripto karena adanya penolakan luas dari industri dan perbedaan pendapat antara kedua partai.
Menurut isi RUU tersebut, Amerika Serikat berencana menyerahkan pengawasan perdagangan spot BTC, ETH, dan lainnya kepada CFTC, sementara SEC akan bertanggung jawab atas bidang terkait seperti ICO. Namun, kontroversi terbesar terletak pada beberapa ketentuan sensitif—terutama kerangka regulasi yang jelas untuk platform DeFi dan larangan terhadap pendapatan pasif dari stablecoin.
Perlu dicatat bahwa seorang eksekutif dari salah satu bursa terkemuka secara terbuka menarik dukungannya terhadap RUU tersebut, dengan menyatakan bahwa ada "masalah yang terlalu banyak" yang perlu didiskusikan ulang. Sikap ini mencerminkan ketidakpuasan industri terhadap draft saat ini secara keseluruhan.
Pasar saat ini menunggu jadwal pemungutan suara yang baru. Dalam jangka pendek, ketidakpastian regulasi ini dapat mempengaruhi preferensi risiko investor, dan aliran dana mungkin mengalami fluktuasi. Bagaimana RUU ini akan diubah selanjutnya dan apakah kedua partai dapat mencapai solusi yang lebih seimbang akan langsung mempengaruhi arah pasar kripto secara keseluruhan.