Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Ada hubungan yang halus antara utang pemerintah dan inflasi. Penyebab mendalam dari depresiasi mata uang yang terus berlanjut sangat sederhana—ketika pengeluaran fiskal tidak terkendali, bank sentral sebenarnya tidak ingin benar-benar menekan inflasi kembali ke target 2%.
Secara sederhana, ada perhitungan di balik ini: daripada secara ketat mengendalikan inflasi, lebih baik membiarkan inflasi yang lebih tinggi membantu mengurangi utang. Begitu tingkat inflasi dipertahankan di 3% atau lebih tinggi, utang nominal yang telah terkumpul selama bertahun-tahun dapat secara otomatis 'menyusut' melalui depresiasi mata uang. Dengan cara ini, tidak perlu melakukan default langsung, dan utang dapat dikurangi melalui pengenceran mata uang.
Langkah selanjutnya kemungkinan besar adalah, toleransi inflasi yang baru akan secara resmi ditingkatkan ke 3% atau lebih. Ini bukan kebetulan, melainkan sebuah 'penyelamatan fiskal' yang terlihat—menggunakan inflasi yang moderat untuk menjaga keberlanjutan utang.