Saya baru saja melihat data yang menarik: dalam peringkat pengembalian dana swasta bernilai miliaran selama tiga tahun terakhir, strategi saham subjektif meraih posisi pertama, dan seluruh daftar juga menempati posisi kedua. Saat melihat ini, hati saya memang merasa sedikit terharu.



Perubahan pasar dalam beberapa tahun ini sangat cepat. Gaya investasi satu saat sedang populer di satu sisi, dan lain waktu di sisi lain. Strategi kuantitatif sedang sangat berkembang dalam dua tahun terakhir, teknologi baru seperti AI dan model besar juga sedang mendefinisikan ulang logika industri dan pola investasi, situasi geopolitik global serta penyesuaian kebijakan semakin membuat pasar modal penuh ketidakpastian. Dalam lingkungan seperti ini, sulitnya investasi saham subjektif sudah tidak perlu dikatakan lagi.

Namun yang menarik di sini: tim strategi subjektif yang benar-benar berhasil, apa yang mereka lakukan? Bukan mengikuti tren, juga bukan bertaruh pada sentimen pasar. Melainkan menggunakan pandangan global untuk melihat perusahaan-perusahaan berkualitas di China, dan menilainya dalam kerangka industri global. Saat gelombang AI ini datang, mereka juga tidak ikut-ikutan secara buta, melainkan melakukan penilaian secara cermat—perusahaan mana yang benar-benar memiliki hambatan teknologi, dan benar-benar mampu mewujudkan bisnisnya. Semua ini adalah penelitian fundamental yang memerlukan kerja keras dan ketelitian, menolak godaan untuk bermain jangka pendek.

Ada satu pemahaman yang perlu diubah: kuantitatif dan subjektif, AI dan fundamental, ini sama sekali bukan hubungan saling eksklusif. Kuantitatif memiliki keunggulannya sendiri, dan subjektif juga memiliki kedalaman tersendiri. Teknologi AI juga bukan untuk menggantikan penelitian fundamental, melainkan menjadi alat baru untuk menggali nilai.

Investasi tidak memiliki akhir. Peluang di masa depan adalah—menggabungkan perubahan teknologi dengan penelitian mendalam untuk menavigasi fluktuasi pasar. Dalam gelombang besar pengaturan aset global dan pemberdayaan AI, temukan perusahaan-perusahaan yang benar-benar memiliki nilai jangka panjang. Jalan ini adalah jalan yang stabil.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • 10
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
MoonRocketmanvip
· 01-17 21:18
Tunggu dulu, strategi subjektif bisa mengalahkan kuantitatif selama dua tahun? Data ini harus melihat apakah RSI menunjukkan kondisi overbought... Tapi kembali lagi, fundamental yang melewati fluktuasi memang stabil seperti kecepatan pelarian, dan kuantitatif serta subjektif sebenarnya tidak seharusnya saling eksklusif, gabungan jalur adalah jendela peluncuran yang sebenarnya
Lihat AsliBalas0
AlgoAlchemistvip
· 01-16 08:15
Astaga, subjektivitas masih bisa sekuat ini? Saya kira kuantitatif sudah benar-benar mengalahkan semuanya
Lihat AsliBalas0
DegenWhisperervip
· 01-15 23:36
Kerja keras menghasilkan hasil yang halus, ini adalah logika investasi yang sebenarnya, bukan hanya memperhatikan fluktuasi harga setiap hari.
Lihat AsliBalas0
LiquidityWhisperervip
· 01-15 18:08
Sial, strategi subjektif masih bisa bangkit kembali? Saya dulu pikir sudah dihancurkan oleh tim kuantitatif, tampaknya memang harus mengandalkan penelitian yang nyata dan langsung
Lihat AsliBalas0
0xInsomniavip
· 01-15 09:51
Kerja keras menghasilkan karya yang berkualitas, kalimat ini menyentuh hati. Dibandingkan mengikuti tren, lebih baik fokus dan tenang untuk melakukan riset.
Lihat AsliBalas0
YieldChaservip
· 01-15 09:46
Kerja keras menghasilkan karya berkualitas memang jalan yang benar, tetapi di pasar selalu ada orang yang tidak sabar, akhirnya kehilangan semuanya dalam sekejap.
Lihat AsliBalas0
FallingLeafvip
· 01-15 09:39
Kerja keras menghasilkan karya yang halus, kalimat ini menyentuh saya. Saat ini, berapa banyak manajer dana yang benar-benar mampu menahan godaan permainan jangka pendek?
Lihat AsliBalas0
ZenMinervip
· 01-15 09:36
Sejujurnya, saya sudah melihat bahwa strategi subjektif bisa mengalahkan kuantitatif, tetapi tim yang benar-benar mampu melakukannya sangat sedikit.
Lihat AsliBalas0
LidoStakeAddictvip
· 01-15 09:28
Singkatnya, tetap harus mengandalkan intuisi dan kesabaran, tidak peduli seberapa hebatnya kuantitatif, tetap harus ada orang yang melihat perusahaan.
Lihat AsliBalas0
Lihat Lebih Banyak
  • Sematkan