Visa stablecoin penyelesaian sebesar 4,5 miliar dolar AS, mengapa penerimaan oleh merchant masih menjadi hambatan

Visa sedang mempercepat pengembangan pembayaran dengan stablecoin, tetapi menghadapi sebuah kontradiksi menarik: volume peredaran stablecoin telah melebihi 270 miliar dolar AS, sementara volume penyelesaian tahunan Visa hanya sekitar 4,5 miliar dolar AS, dan tingkat adopsi oleh merchant utama masih terbatas. Di balik ini, bukan hanya masalah teknologi yang dipertanyakan, tetapi juga dilema nyata dalam ekosistem pembayaran.

Laporan Prestasi Stablecoin Visa

Berdasarkan berita terbaru, Kepala Bisnis Kripto Visa Cuy Sheffield menyatakan bahwa saat ini volume penyelesaian stablecoin telah mencapai skala tahunan sebesar 4,5 miliar dolar AS. Meskipun angka ini terlihat besar, jika dilihat dalam konteks keseluruhan bisnis Visa, angka ini masih sangat kecil.

Perbandingan data utama adalah sebagai berikut:

Indikator Nilai Proporsi
Volume penyelesaian stablecoin Visa (Tahunan) 4,5 miliar dolar AS 0,03%
Total volume pembayaran Visa (tahun lalu) 14,2 triliun dolar AS 100%
Volume peredaran stablecoin global 270 miliar dolar AS -

Dari angka-angka ini, meskipun penyelesaian stablecoin hanya mewakili bagian yang sangat kecil dari total volume pembayaran Visa, pertumbuhan bulanan menunjukkan tren yang meningkat.

Kondisi Kontradiktif

Di sini muncul fenomena menarik: volume peredaran stablecoin sudah cukup besar (270 miliar dolar AS), tetapi proporsi yang benar-benar digunakan untuk pembayaran nyata sangat rendah. Sheffield secara jujur menyatakan bahwa meskipun volume peredaran stablecoin besar, tingkat adopsi oleh merchant utama masih terbatas, dan saat ini belum ada jaringan merchant besar yang menerima stablecoin secara luas.

Apa artinya ini? Banyak stablecoin yang diterbitkan, tetapi likuiditasnya sebagian besar tetap berada di bursa dan di tangan pemilik token, sementara penggunaan dalam pembayaran sehari-hari masih sangat jarang.

Langkah-Langkah Visa

Visa tidak terhalang oleh kondisi ini, melainkan secara aktif mendorong integrasi:

  • Memulai proyek percontohan pada bulan Desember, memungkinkan beberapa bank di AS menggunakan Circle’s USDC untuk penyelesaian dengan Visa
  • Meluncurkan produk kartu pembayaran stablecoin
  • Bekerja sama dengan BVNK untuk meluncurkan layanan pembayaran stablecoin, yang berpotensi menambah volume stablecoin sebesar 3 miliar dolar AS ke jaringan pembayaran Visa yang bernilai 1,7 triliun dolar AS
  • Mendukung layanan on-ramp USDC di berbagai blockchain

Langkah-langkah ini menunjukkan bahwa Visa tidak hanya bereaksi secara pasif, tetapi secara aktif mengintegrasikan stablecoin ke dalam infrastruktur pembayaran mereka.

Peluang Pasar dan Realitas

Mengapa Visa ingin mengadopsi stablecoin

Persaingan di industri pembayaran kini tidak lagi sebatas antar organisasi kartu tradisional. Stablecoin mewakili kemungkinan pembayaran 24/7, dengan konfirmasi dalam hitungan detik dan biaya rendah. Bagi Visa, jika mereka tidak mengembangkan di bidang ini, mereka berisiko kehilangan pangsa pasar ke metode pembayaran baru.

Mengapa tingkat adopsi merchant masih rendah

Alasan merchant tidak menerima stablecoin cukup realistis:

  1. Kurangnya jaminan likuiditas - Merchant yang menerima stablecoin perlu segera menukarkannya ke fiat, tetapi pasangan perdagangan dan likuiditas tidak cukup
  2. Ketidakpastian regulasi - Status regulasi stablecoin di berbagai negara masih dalam perkembangan
  3. Biaya integrasi sistem - Mengubah sistem kasir yang ada membutuhkan investasi, ROI tidak pasti
  4. Kebiasaan konsumen - Mayoritas konsumen masih terbiasa menggunakan fiat atau alat pembayaran tradisional

Kerja sama Visa dengan BVNK, serta langkah langsung mengakses jaringan pembayaran Visa Direct, sebenarnya bertujuan menyelesaikan masalah ini: memungkinkan merchant dan konsumen menggunakan stablecoin, tetapi penyelesaian dan likuiditas akhir dijamin oleh Visa.

Kunci Masa Depan

Dari data saat ini, stablecoin masih berada di tahap sangat awal dalam ekosistem pembayaran Visa. Namun, beberapa faktor menunjukkan bahwa situasi ini bisa berubah secara bertahap:

  • Kerangka regulasi stablecoin di AS dan Eropa semakin jelas
  • Permintaan dari aplikasi perusahaan (penggajian, pembayaran lintas batas B2B, remitansi) terhadap stablecoin meningkat
  • Dukungan dari raksasa pembayaran seperti Visa dapat secara signifikan menurunkan biaya kepercayaan bagi merchant dan konsumen

USDC, sebagai stablecoin dolar terbesar, saat ini memiliki volume peredaran sebesar 7,578 miliar dolar AS, dan peringkat kapitalisasi pasar ke-7 di antara aset kripto. Jika Visa mampu benar-benar mengintegrasikan jaringan penerimaan merchant, penggunaan nyata stablecoin ini akan meningkat secara signifikan.

Ringkasan

Meskipun volume penyelesaian stablecoin Visa sebesar 4,5 miliar dolar AS terlihat kecil, ini menunjukkan sikap serius dari raksasa pembayaran terhadap paradigma pembayaran baru. Tantangan utama bukan di sisi Visa, tetapi dalam membuat merchant dan konsumen utama benar-benar menerima pembayaran dengan stablecoin. Jika hambatan ini teratasi, peran stablecoin dalam sistem pembayaran akan mengalami perubahan fundamental. Saat ini, yang penting adalah memantau perkembangan pilot proyek Visa dengan mitra seperti BVNK dan regulasi final di AS terhadap stablecoin.

USDC0,02%
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan