Pengusaha teknologi menarik diri dari perlindungan konten AI setelah kekhawatiran publik yang meningkat. Sistem Grok AI, yang dirancang untuk menghasilkan dan memproses berbagai jenis gambar, menghadapi reaksi keras terkait kemampuannya untuk menghasilkan konten eksplisit dan seksual. Menghadapi tekanan dari regulator dan masyarakat, perusahaan mengumumkan penyesuaian pada mekanisme penyaringan kontennya. Langkah ini mencerminkan perjuangan industri yang lebih luas antara mendorong kemampuan AI ke depan dan menerapkan pengaman yang bertanggung jawab—isu penting saat alat AI generatif menjadi semakin umum di platform digital dan aplikasi Web3.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
20 Suka
Hadiah
20
7
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
BTCBeliefStation
· 01-18 00:50
Haha, Grok kali ini tetap takut juga, tekanan opini benar-benar hebat
Lihat AsliBalas0
airdrop_whisperer
· 01-18 00:50
Opini publik langsung menyerah begitu tekanan diberikan, cuma ini? Seharusnya sudah dipikirkan matang-matang sejak awal.
Lihat AsliBalas0
RegenRestorer
· 01-17 19:51
Itu lagi-lagi pola lama—pertama-tama membuka fungsi lalu berpura-pura dipaksa berhenti, hmm...
Lihat AsliBalas0
PensionDestroyer
· 01-15 01:12
Seharusnya saya tahu sejak awal, tidak seharusnya membuka pintu gerbang. Sekarang sudah dihina dan harus diperbaiki. Sangat lucu
Lihat AsliBalas0
SnapshotStriker
· 01-15 01:08
ngl ini adalah contoh klasik dari melepas dulu lalu berpura-pura, makan roti darah lalu mengelap mulut
Lihat AsliBalas0
LazyDevMiner
· 01-15 01:05
nah ini benar-benar keterlaluan, katanya kebebasan, sekarang malah mau melakukan sensor lagi?
Lihat AsliBalas0
ShibaOnTheRun
· 01-15 00:52
Haha, kembali lagi dengan yang lembut, katanya tidak akan dihapus, kan?
Pengusaha teknologi menarik diri dari perlindungan konten AI setelah kekhawatiran publik yang meningkat. Sistem Grok AI, yang dirancang untuk menghasilkan dan memproses berbagai jenis gambar, menghadapi reaksi keras terkait kemampuannya untuk menghasilkan konten eksplisit dan seksual. Menghadapi tekanan dari regulator dan masyarakat, perusahaan mengumumkan penyesuaian pada mekanisme penyaringan kontennya. Langkah ini mencerminkan perjuangan industri yang lebih luas antara mendorong kemampuan AI ke depan dan menerapkan pengaman yang bertanggung jawab—isu penting saat alat AI generatif menjadi semakin umum di platform digital dan aplikasi Web3.