Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Berapa sebenarnya nilai emas? Pertanyaan ini tampaknya sederhana, tetapi jawabannya justru melampaui imajinasi.
Serangkaian perhitungan yang baru-baru ini dipublikasikan oleh VanEck memicu perbincangan hangat di pasar—bagaimana jika emas perlu mendukung kembali sistem mata uang global? Data yang diungkapkan sangat mencengangkan:
Untuk mendukung mata uang dasar, emas harus naik ke $39.000/ons. Tapi ini baru permulaan. Tekanan sebenarnya berasal dari uang broad—angka tersebut adalah $184.000/ons.
Ini bukan isapan jempol. Perhitungan ini didasarkan pada kenyataan yang keras: berapa banyak bank sentral dari berbagai negara mencetak uang, dan berapa cadangan emas yang mereka miliki. Dengan membagi keduanya, kita mendapatkan "harga emas implisit" ini.
Yang menarik, angka dari berbagai negara sangat berbeda. Negara maju seperti Inggris, Jepang, yang mencetak uang kertas secara besar-besaran dan memiliki cadangan emas yang relatif terbatas, harga emas implisitnya melonjak ke level $300.000–$400.000. Sebaliknya, di Rusia dan Kazakhstan, cadangan emas cukup melimpah, sehingga harga emas implisitnya jauh lebih rendah—berarti mata uang mereka tampak lebih tahan banting.
Mengapa bank sentral dalam beberapa tahun terakhir membeli emas secara gila-gilaan? Karena posisi dolar AS sedang goyah. Proporsi dolar dalam cadangan di berbagai negara terus menurun, de-dolarisasi bukan lagi sekadar konsep, tetapi tren nyata. Ketika utang terus membengkak dan uang kertas semakin banyak dicetak, akankah emas sebagai "asuransi terakhir" ini akan dinilai ulang oleh pasar? Apakah standar emas mungkin tidak akan kembali, tetapi logika dasar aset sedang diam-diam diubah. Momen bersinar emas, apakah benar-benar sudah dekat?