Saat koin tiruan terus mengalami kenaikan, kita harus melihat posisi nyata dari bandar. Biasanya, saat harga naik, jumlah posisi dan nilai nominal dalam kontrak seharusnya meningkat secara bersamaan—ini menunjukkan dana terus mengalir masuk.
Namun, ada pengecualian dari aturan ini, dan begitu muncul, kita harus berhati-hati.
Harga masih naik, nilai nominal kontrak juga ikut naik, tetapi jumlah posisi mulai tertinggal. Dua garis tiba-tiba menjauh, ini adalah sinyal.
Mengapa bisa begitu? Menunjukkan bahwa bandar sedang melakukan satu hal: satu sisi terus mendorong kenaikan (menopang harga), sementara secara diam-diam menutup posisi long, lalu berbalik membangun posisi short. Mereka mengendalikan pasar dengan menekan jumlah posisi, sementara harga tetap dipertahankan secara artifisial, sehingga muncul fenomena aneh ini—harga naik, nilai naik, tetapi partisipasi justru menyusut.
Pemutusan antara "nilai nominal" dan "jumlah posisi" ini biasanya terjadi di akhir lonjakan besar, dekat puncak. Ini seperti hitung mundur untuk posisi short.
Ingatlah detail ini: semakin liar pergerakan harga, semakin sepi performa posisi kontrak, semakin menunjukkan bahwa bandar diam-diam sudah berbalik melawanmu. Saat seperti ini, saatnya mempertimbangkan manajemen risiko.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Saat koin tiruan terus mengalami kenaikan, kita harus melihat posisi nyata dari bandar. Biasanya, saat harga naik, jumlah posisi dan nilai nominal dalam kontrak seharusnya meningkat secara bersamaan—ini menunjukkan dana terus mengalir masuk.
Namun, ada pengecualian dari aturan ini, dan begitu muncul, kita harus berhati-hati.
Harga masih naik, nilai nominal kontrak juga ikut naik, tetapi jumlah posisi mulai tertinggal. Dua garis tiba-tiba menjauh, ini adalah sinyal.
Mengapa bisa begitu? Menunjukkan bahwa bandar sedang melakukan satu hal: satu sisi terus mendorong kenaikan (menopang harga), sementara secara diam-diam menutup posisi long, lalu berbalik membangun posisi short. Mereka mengendalikan pasar dengan menekan jumlah posisi, sementara harga tetap dipertahankan secara artifisial, sehingga muncul fenomena aneh ini—harga naik, nilai naik, tetapi partisipasi justru menyusut.
Pemutusan antara "nilai nominal" dan "jumlah posisi" ini biasanya terjadi di akhir lonjakan besar, dekat puncak. Ini seperti hitung mundur untuk posisi short.
Ingatlah detail ini: semakin liar pergerakan harga, semakin sepi performa posisi kontrak, semakin menunjukkan bahwa bandar diam-diam sudah berbalik melawanmu. Saat seperti ini, saatnya mempertimbangkan manajemen risiko.