Ada sesuatu yang kontraintuitif tentang berinvestasi: apa yang terasa alami bagi kebanyakan orang saat mengevaluasi kepemilikan mereka biasanya ternyata salah total.
Ambil contoh saham yang telah diam selama berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun. Insting langsung muncul—kamu mulai bertanya-tanya mengapa tidak ada yang terjadi, mencari alasan tersembunyi di balik keheningan tersebut. Tapi di situlah letak kesalahanmu. Pasar tidak bekerja seperti cara otak kita dirancang untuk bekerja. Posisi yang tidak aktif tidak selalu menyembunyikan masalah; mungkin saja sedang mencerna, menunggu, mempersiapkan langkah berikutnya. Kebanyakan investor melewatkan hal ini karena mereka terbiasa oleh kebisingan untuk mengharapkan aksi yang konstan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
20 Suka
Hadiah
20
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
MetaverseVagabond
· 01-14 23:00
Benar sekali, saya sering jatuh ke lubang ini... Padahal saya memegang tiket yang tidak bergerak, saya mulai berkhayal, harus mencari alasan untuk menghibur diri sendiri, malah akhirnya melakukan overtrading dan kerugiannya menjadi lebih parah
Lihat AsliBalas0
GateUser-cff9c776
· 01-14 22:54
Ah, inilah pasar bullish Schrödinger, saat harga diam saja dan kamu mulai panik, padahal mungkin itu sedang menabung energi. Otak manusia memang begitu
Kurva permintaan dan penawaran memberi tahu kita bahwa masa diam biasanya adalah malam sebelum kenaikan yang paling brutal, hanya saja kita terhipnotis oleh fluktuasi jangka pendek
Sejujurnya, argumen ini jika ditempatkan dalam sejarah seni klasik disebut "air tenang mengalir dalam", tapi di pasar perdagangan disebut "situasi cut loss", mana yang benar haha
Lihatlah ini adalah bukti bahwa semangat desentralisasi web3 benar-benar dilupakan, seharusnya percaya pada proses, tapi malah ketakutan oleh garis candlestick membuat kita gelisah
Generasi investor yang terlatih noise, tidak heran selalu tertindas, masalahnya bukan pada keheningan, tapi pada kamu yang tidak mampu menahan godaan
Lihat AsliBalas0
PanicSeller
· 01-14 22:44
Haha benar-benar, aku memang tipe orang yang tidak bisa duduk diam, begitu melihat saham tidak bergerak langsung mulai mikir macam-macam... Sekarang baru sadar betapa lemah dan tidak kompetennya aku
Lihat AsliBalas0
gas_fee_therapist
· 01-14 22:38
ngl inilah mengapa sebagian besar orang kehilangan uang saat trading saham, selalu berpikir harus ada fluktuasi setiap hari.
Lihat AsliBalas0
MevShadowranger
· 01-14 22:36
Sial, aku memang suka banget memperhatikan koin yang nggak bergerak, takut ketinggalan sesuatu... Ternyata ini yang disebut terpapar suara bising dan terhipnotis oleh noise itu ya
Ada sesuatu yang kontraintuitif tentang berinvestasi: apa yang terasa alami bagi kebanyakan orang saat mengevaluasi kepemilikan mereka biasanya ternyata salah total.
Ambil contoh saham yang telah diam selama berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun. Insting langsung muncul—kamu mulai bertanya-tanya mengapa tidak ada yang terjadi, mencari alasan tersembunyi di balik keheningan tersebut. Tapi di situlah letak kesalahanmu. Pasar tidak bekerja seperti cara otak kita dirancang untuk bekerja. Posisi yang tidak aktif tidak selalu menyembunyikan masalah; mungkin saja sedang mencerna, menunggu, mempersiapkan langkah berikutnya. Kebanyakan investor melewatkan hal ini karena mereka terbiasa oleh kebisingan untuk mengharapkan aksi yang konstan.