Pada titik mana seorang trader menjadi seorang penjudi? Garis antara pengambilan risiko yang dihitung dan spekulasi murni tidak selalu jelas. Beberapa orang memasuki pasar dengan strategi yang solid dan aturan manajemen risiko. Yang lain? Mereka hanya mengikuti gelombang, mengejar FOMO tanpa rencana. Pertanyaan sebenarnya: apakah Anda memiliki keunggulan, atau Anda hanya berharap keberuntungan ada di pihak Anda?
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
22 Suka
Hadiah
22
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
GateUser-e51e87c7
· 01-17 10:57
Sejujurnya, saat bisa menghasilkan uang, siapa pun merasa memiliki keunggulan, baru setelah kehilangan uang baru sadar bahwa mereka sedang berjudi.
Lihat AsliBalas0
GasFeeCryBaby
· 01-14 18:51
Jelas saja, mereka yang tidak memiliki stop-loss adalah penjudi, jangan menipu diri sendiri
Lihat AsliBalas0
Blockblind
· 01-14 18:50
Semua hanya judi sembarangan, apa pun rencana hanyalah cerita yang dibuat-buat setelah kejadian saja
Lihat AsliBalas0
BlockchainTherapist
· 01-14 18:35
Singkatnya, tergantung apakah kamu punya sistem atau tidak. Tanpa rencana, itu cuma judi tanpa kompromi.
Lihat AsliBalas0
StakeWhisperer
· 01-14 18:31
ngl Ini sebenarnya menanyakan apakah kita punya otak, kebanyakan orang mungkin yang kedua haha
Pada titik mana seorang trader menjadi seorang penjudi? Garis antara pengambilan risiko yang dihitung dan spekulasi murni tidak selalu jelas. Beberapa orang memasuki pasar dengan strategi yang solid dan aturan manajemen risiko. Yang lain? Mereka hanya mengikuti gelombang, mengejar FOMO tanpa rencana. Pertanyaan sebenarnya: apakah Anda memiliki keunggulan, atau Anda hanya berharap keberuntungan ada di pihak Anda?