Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Kerentanan re-entrancy belum diperbaiki, FutureSwap mengalami serangan beruntun dengan kerugian sebesar 74.000 dolar AS
FutureSwap协议 yang berjalan di atas Arbitrum mengalami dua kali serangan hacker hanya dalam waktu empat hari. Menurut analisis dari lembaga keamanan blockchain BlockSec, setelah serangan pertama pada 10 Januari, protocol ini kembali menjadi target pada 11 Januari dengan kerugian sekitar @E5@ USD. Yang lebih mengkhawatirkan, kedua serangan tersebut memanfaatkan kerentanan re-entry yang sama, menunjukkan bahwa langkah perbaikan setelah serangan pertama mungkin belum menyelesaikan masalah secara menyeluruh.
Analisis Teknik Serangan
Prinsip Kerentanan
Kerentanan re-entry adalah celah keamanan yang paling umum dan berbahaya dalam protocol DeFi. Dalam kejadian FutureSwap ini, kerentanan muncul di fungsi re-entry 0x5308fcb1. Penyerang memanfaatkan titik masuk ini dengan mengeksploitasi kekurangan logika dalam interaksi protocol.
Langkah Spesifik Serangan
Kunci dari metode serangan ini terletak pada selisih waktu: penyerang mengakumulasi posisi LP palsu selama masa pendinginan, lalu secara sah menebus aset setelah sistem dibekukan. Secara kasat mata, ini tampak seperti transaksi normal, tetapi jumlah aset yang diperoleh jauh melebihi yang seharusnya.
Dampak Terhadap Peristiwa
Ancaman terhadap FutureSwap
Serangan beruntun ini menunjukkan bahwa perbaikan keamanan protocol mungkin memiliki masalah. Setelah serangan pertama, biasanya tim proyek melakukan audit darurat dan pembaruan patch, tetapi serangan kedua tetap berhasil, yang mengindikasikan:
Risiko Dana Pengguna
Meskipun kerugian kali ini “hanya” sekitar @E5@ USD, bagi protocol yang keamanannya diragukan, ini dapat secara serius merusak kepercayaan pengguna. Dana yang sudah ada di protocol ini tidak hanya menghadapi risiko kerugian langsung, tetapi juga risiko kesulitan likuiditas.
Pelajaran Industri
Dari sudut pandang pribadi, kejadian ini mengungkap beberapa masalah nyata dalam ekosistem DeFi:
Pertama, keterlambatan audit keamanan. Banyak protocol melakukan audit sebelum peluncuran, tetapi hacker sering menemukan celah yang terlewatkan. Kerentanan re-entry bukan konsep baru, tetapi tetap menjadi “senjata” favorit para penyerang.
Kedua, tekanan kecepatan perbaikan. Setelah menemukan kerentanan, tim proyek harus melakukan perbaikan, audit, dan deployment dalam waktu sangat singkat, yang dalam kondisi tekanan tinggi rentan terhadap kesalahan.
Ketiga, tanggung jawab due diligence pengguna. Bahkan protocol yang sudah diaudit pun tetap berisiko, sehingga pengguna harus bertanggung jawab atas dana mereka sendiri.
Kesimpulan
Serangan beruntun terhadap FutureSwap mengingatkan kita bahwa kerentanan re-entry tetap menjadi ancaman besar bagi protocol DeFi. Ini bukan hanya masalah protocol tersebut, tetapi juga peringatan bagi seluruh ekosistem. Bagi pengguna, penting untuk mengevaluasi kembali keamanan protocol ini dan mempertimbangkan apakah akan terus menggunakannya; bagi industri secara umum, diperlukan standar keamanan yang lebih ketat dan mekanisme respons cepat terhadap insiden. Saat ini, perhatian selanjutnya adalah apakah protocol ini akan melakukan peningkatan keamanan secara menyeluruh dan apakah ada pengguna lain yang perlu mendapatkan kompensasi.