Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Pengadilan Korea Selatan Memperkuat Penindakan terhadap Kegiatan Ilegal dalam Kriptografi
Sistem peradilan Korea Selatan menjatuhkan hukuman yang signifikan terhadap seorang eksekutif platform kripto, dengan hukuman empat tahun penjara karena menerima sekitar 920 juta won dalam aset digital dari kelompok peretas yang terkait dengan Korea Utara. Vonis ini mencerminkan kekhawatiran yang meningkat dari otoritas Korea Selatan terhadap penggunaan platform kripto untuk memfasilitasi aktivitas ilegal lintas negara.
Rincian Vonis dan Implikasinya
Pengadilan Tinggi juga menemukan bahwa individu tersebut memberikan bantuan material untuk pengambilan informasi strategis dari seorang pejabat Angkatan Bersenjata yang aktif. Selain hukuman penjara, pengadilan melarang eksekutif tersebut untuk memegang posisi kepemimpinan di lembaga keuangan digital selama tambahan empat tahun, sebuah langkah yang bertujuan untuk menjauhkan tokoh-tokoh yang terlibat dalam aktivitas mencurigakan dari sektor tersebut.
Militer yang bertanggung jawab atas kebocoran data rahasia menerima hukuman yang lebih berat: sepuluh tahun penjara ditambah denda yang cukup besar. Elemen-elemen kriminal ini diduga beroperasi di bawah arahan lembaga pemerintah asing.
Perbandingan antara Mata Uang Tradisional dan Aset Digital
Pilihan para pelaku untuk menggunakan kriptografi sebagai sarana transfer dana (berbeda dengan mata uang tradisional Korea, won) menunjukkan bagaimana kelompok kriminal mengeksploitasi sifat desentralisasi dari aset digital. Sementara transaksi dalam won Korea Selatan dilakukan melalui sistem yang diatur dan dapat dilacak, mata uang kripto menawarkan tingkat kesulitan pelacakan yang lebih tinggi, menjadikannya instrumen pilihan untuk aktivitas koersif internasional.
Kasus ini menegaskan perlunya pengawasan yang lebih ketat dalam ekosistem kriptografi dan menyoroti risiko yang dihadapi platform pertukaran ketika mereka tidak menerapkan protokol kepatuhan dan deteksi aktivitas mencurigakan secara ketat.