Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Ratusan kontrak diselesaikan dalam USDT atau BTC
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Bursa Kripto Australia Hentikan Perdagangan, Memulai Likuidasi Sukarela
Sumber: CryptoNewsNet Judul Asli: Bursa Kripto Australia Hentikan Perdagangan, Masuk Likuidasi Sukarela Tautan Asli: https://cryptonews.net/news/market/32253110/
Rincian Likuidasi
Kelompok bursa cryptocurrency Australia DAEX telah menghentikan semua operasi perdagangan dan memasuki likuidasi sukarela, meninggalkan investor tidak pasti mengenai pemulihan dana mereka.
Kejatuhan ini mempengaruhi beberapa platform yang beroperasi di bawah naungan DAEX, termasuk AUDX Australia, AUDX Global, dan GlobalOne Exchange. Pernyataan muncul di situs web platform pada 5 Januari 2026, mengonfirmasi bahwa operasi telah dihentikan efektif segera.
Perusahaan telah menunjuk Daniel O’Brien dari DV Recovery Management sebagai likuidator. Meskipun jumlah total utang yang harus dibayar kepada kreditur belum jelas, likuidator telah mendesak siapa saja individu atau entitas yang percaya mereka berhak atas uang untuk segera menghubungi.
DAEX dimiliki oleh Digital Capital Group (DCG), sebuah perusahaan yang berbasis di North Sydney yang berbagi direktur tunggal dan kantor terdaftar yang sama. Perlu dicatat, DCG sendiri tidak dalam likuidasi dan tampaknya melanjutkan kegiatan bisnis yang lebih luas.
Sebelum runtuh, DAEX, yang diluncurkan pada 2021, dilaporkan diposisikan sebagai pemain penting di ruang aset digital. Perusahaan ini juga terdaftar di AS sebagai bisnis layanan uang untuk pertukaran mata uang dan transfer.
Kontroversi Lisensi Mwali
Salah satu poin utama pengawasan setelah kejatuhan adalah klaim DAEX bahwa cabang AUDX Global-nya memegang lisensi cryptocurrency yang disertifikasi dan diatur oleh Mwali International Services Authority (MISA). MISA beroperasi dari Mohéli (juga dikenal sebagai Mwali), sebuah pulau otonom di dalam Uni Komoro.
Lembaga regulasi ini telah menjadi subjek peringatan internasional yang intens. Baik Bank Sentral Komoro maupun Otoritas Pasar Keuangan Selandia Baru (FMA) sebelumnya telah mengeluarkan peringatan yang menandai MISA sebagai entitas “fiktif”. Selain itu, Bank Sentral Komoro menegaskan bahwa mereka adalah satu-satunya otoritas hukum untuk lisensi perbankan dan keuangan di seluruh pulau di dalam Uni. Mereka mengklaim MISA tidak memiliki kedudukan hukum untuk mengotorisasi lembaga keuangan.
Kritikus berpendapat bahwa sistem pendaftaran independen Mwali sering digunakan oleh entitas luar pantai untuk mendapatkan kedok legitimasi tanpa menjalani pengawasan ketat yang biasanya dilakukan oleh regulator Tier-1. Namun, belum jelas apakah perusahaan menyadari sengketa seputar legitimasi otoritas Mwali tersebut.
Likuidasi ini mengikuti periode perubahan regulasi bagi perusahaan. DAEX sebelumnya adalah perwakilan terdaftar dari pengelola dana Edisons Global, yang memungkinkannya beroperasi di bawah Lisensi Layanan Keuangan Australia Edisons (AFSL). Namun, pengaturan ini berakhir pada Mei tahun lalu setelah Komisi Sekuritas dan Investasi Australia (ASIC) menangguhkan lisensi Edisons Global.
Meskipun pendaftaran DAEX berhenti setelah penangguhan tersebut, otoritas menegaskan bahwa saat ini tidak ada indikasi adanya pelanggaran atau kesalahan oleh DAEX maupun perusahaan induknya, DCG, terkait peristiwa tersebut.
FAQ
Apa yang terjadi dengan DAEX di Australia? DAEX telah menghentikan semua perdagangan dan memasuki likuidasi sukarela per 5 Januari 2026.
Platform mana saja yang terdampak oleh kejatuhan ini? AUDX Australia, AUDX Global, dan GlobalOne Exchange semuanya telah menghentikan operasi secara langsung.
Siapa yang mengelola proses likuidasi ini? Daniel O’Brien dari DV Recovery Management telah ditunjuk sebagai likuidator.
Apakah perusahaan induk DAEX juga dalam likuidasi? Tidak, Digital Capital Group di North Sydney tetap beroperasi dan tidak dalam likuidasi.