Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Trader Crypto Kehilangan Miliaran Dolar Saat Likuidasi Leverage Melonjak
Sumber: DefiPlanet Judul Asli: Trader Crypto Kehilangan Miliaran Dolar Saat Liquidasi Leverage Melonjak Tautan Asli:
Poin Utama
Krisis Likuidasi
Trader cryptocurrency mengalami kerugian signifikan karena perdagangan leverage mengekspos investor ritel terhadap risiko likuidasi tinggi. Leverage memungkinkan trader mengendalikan posisi yang lebih besar dari modal mereka sebenarnya, memperbesar baik keuntungan maupun kerugian. Penurunan Bitcoin sebesar 14,5% secara mendadak pada Maret 2024 memicu lebih dari $1,4 miliar dalam likuidasi, menghapus ribuan posisi leverage dalam hitungan jam. Trader ritel yang menggunakan leverage 10x hingga 25x sangat rentan, karena bahkan pergerakan pasar yang kecil pun dapat mengakibatkan kehilangan margin secara total.
Bagaimana Likuidasi Menghancurkan Akun
Bursa secara otomatis menutup posisi saat kerugian mendekati batas margin, mengeksekusi likuidasi pada harga pasar. Proses ini sering meninggalkan trader dengan kerugian total pada akun mereka, diperparah oleh volatilitas tinggi, celah harga semalam, dan gangguan pada bursa. Perintah stop-loss tidak selalu efektif, karena pergerakan pasar yang cepat dan praktik “stop-hunting” dapat memicu penutupan posisi pada harga yang tidak menguntungkan. Biaya tambahan, seperti tingkat pendanaan, biaya likuidasi, dan slippage, semakin meningkatkan kemungkinan kerugian, menjadikan perdagangan leverage aktivitas berisiko tinggi bagi sebagian besar investor ritel.
Struktur Pasar dan Tantangan Manajemen Risiko
Mekanisme pasar memperbesar risiko likuidasi. Likuidasi berantai terjadi saat penjualan paksa memicu penurunan lebih lanjut, menciptakan spiral yang memperkuat diri sendiri yang menguntungkan trader besar dan pembuat pasar sekaligus menghancurkan posisi ritel. Mesin likuidasi bursa milik sendiri dan feed harga yang tidak transparan menambah ketidakpastian, sementara tingkat pendanaan pada kontrak perpetual secara sistematis menguras modal ritel.
Para ahli memperingatkan bahwa manajemen risiko yang disiplin sangat penting bagi siapa saja yang menggunakan leverage. Strategi termasuk:
Banyak trader gagal karena terlalu percaya diri, trading balas dendam, dan mengabaikan pola volatilitas. Bagi sebagian besar peserta ritel, akumulasi spot yang sabar dan pengelolaan posisi yang hati-hati tetap menjadi alternatif yang lebih aman dibandingkan leverage trading di pasar crypto yang sangat volatil.