Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
## Cryptocurrency Bank Central, Asli atau Hanya Sisa dari Cryptocurrency?
Ketika berbicara tentang uang digital, bukan lagi Bitcoin dan Ethereum saja. Sekarang bank sentral di seluruh dunia sedang menciptakan mata uang mereka sendiri yang disebut **CBDC** atau Central Bank Digital Currencies. Ini adalah langkah dari sistem keuangan tradisional yang sebenarnya merupakan respons terhadap munculnya Cryptocurrency dan perubahan dalam cara manusia menggunakan uang.
### CBDC adalah uang digital dari "pemerintah"
Jika disederhanakan, **CBDC adalah mata uang negara dalam bentuk digital yang dibuat dan dikendalikan oleh bank sentral**. Bukan bank komersial, bukan swasta, tetapi berasal dari sumber kekuasaan keuangan yang sebenarnya dari masing-masing negara. Di balik CBDC terdapat "uang" dan "sistem pembayaran" yang mendukungnya, agar transaksi menjadi lebih cepat, aman, dan dapat diaudit secara jelas.
CBDC memiliki dua jenis utama, yaitu **Wholesale CBDC** untuk transaksi antar lembaga keuangan, seperti transfer antar bank, dan **Retail CBDC** untuk digunakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Thailand telah menguji Wholesale CBDC melalui proyekอินทนนท์ dan sedang menguji Retail CBDC dalam proyekบางขุนพรหม.
### CBDC vs Cryptocurrency vs Uang Digital, Apa Bedanya?
**CBDC dan Cryptocurrency** tampak serupa, keduanya adalah uang digital yang mungkin menggunakan teknologi Blockchain. Tapi kenyataannya cukup berbeda. CBDC dikendalikan dan diawasi oleh bank sentral, yang berarti nilainya cukup stabil dan didukung oleh sumber ekonomi yang nyata, sehingga sulit untuk spekulasi. Sedangkan Cryptocurrency dibuat oleh swasta, sangat fluktuatif, dan tidak ada yang mengelola atau menjaga nilainya. Nilai Cryptocurrency berubah sesuai permintaan dan penawaran, sehingga bisa digunakan untuk spekulasi.
**CBDC dan Uang Digital seperti PromptPay** berbeda karena CBDC adalah "uang" yang dikeluarkan langsung oleh bank sentral, yaitu Baht digital. Sistem di baliknya mungkin menggunakan teknologi Blockchain sehingga uang menjadi "Programmable". Sedangkan PromptPay atau uang digital lainnya hanyalah "sistem pembayaran" yang dibuat oleh swasta, beroperasi dengan uang Fiat yang sudah ada, disimpan di lembaga, dan hanya sebagai sistem pembayaran.
### Mengapa bank sentral harus menciptakan CBDC?
Terlihat bahwa penggunaan uang digital meningkat di seluruh dunia, transaksi bertambah, dan masalah penyelesaian yang kompleks juga meningkat. Terutama untuk pembayaran lintas batas yang memakan waktu lama dan biaya tinggi. Cryptocurrency juga semakin banyak digunakan sebagai alternatif keluar dari sistem keuangan tradisional.
Oleh karena itu, bank sentral harus berdiskusi agar sistem keuangan "resmi" tetap berjalan dan berkembang melalui pengembangan CBDC, yang dapat membantu:
- **Mengurangi biaya**: Tidak perlu memelihara infrastruktur lama, pembayaran lintas batas menjadi lebih mudah
- **Meningkatkan kecepatan**: transaksi dapat diselesaikan secara langsung, tanpa menunggu berhari-hari
- **Meningkatkan keamanan**: pemeriksaan yang jelas, sulit untuk mengalihkan uang secara ilegal
- **Memberikan pilihan**: memberi masyarakat alternatif selain uang tunai, bank, atau Cryptocurrency
### Di mana dunia sedang membangun CBDC?
Negara-negara yang sudah maju:
**Negara yang sudah menggunakan CBDC:**
- **Jamaika**: meluncurkan JAM-DEX tahun 2022 sebagai CBDC resmi (tanpa Blockchain)
- **Nigeria**: memperkenalkan eNaira pada tahun 2021
**Negara ekonomi besar yang sedang mengembangkan:**
- **Cina**: menguji Digital Yuan, dengan nilai transaksi mencapai 83 triliun yuan
- **India**: bersiap meluncurkan Digital Rupee tahun 2023-2024
- **Amerika Serikat**: melakukan Project Hamilton bersama MIT untuk mengembangkan infrastruktur
- **Inggris**: merencanakan integrasi CBDC ke dalam sistem keuangan yang ada
- **Kanada**: meneliti penggunaan CBDC untuk memperkuat sistem yang ada
- **Swedia**: mengembangkan e-Krona karena penggunaan uang tunai menurun
- **Thailand**: telah menguji Wholesale CBDC dan sedang mengembangkan Retail CBDC dalam proyekบางขุนพรหม
Negara lain seperti Australia, Afrika Selatan, Indonesia, Brasil, Peru, Singapura juga sedang dalam tahap perencanaan.
### Siapa yang harus beradaptasi?
CBDC bukan berita baik untuk semua orang:
- **Perusahaan infrastruktur keuangan**: harus beradaptasi agar bisa menyediakan layanan selain CBDC dan harus lebih kompeten
- **Bank komersial**: harus memutuskan sistem mana yang akan digunakan karena biaya akan berkurang
- **Investor Cryptocurrency**: harus menilai dampak CBDC, yang mungkin mengurangi permintaan beberapa Crypto karena masyarakat memiliki pilihan "resmi" yang lebih stabil dan aman
### Kesimpulan
CBDC bukanlah fungsi baru, melainkan **bank sentral yang berusaha mengeluarkan uang mereka sendiri** sebagai respons terhadap masuknya Cryptocurrency ke dalam kehidupan. Mereka belajar bahwa mekanisme digital dapat membuat pembayaran menjadi lebih mudah dan cepat. Kehadiran CBDC tidak akan lama lagi, dan bentuk serta kecepatan peluncurannya tergantung pada keputusan masing-masing negara.