Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Ketika Seorang Miliarder Pergi: Bagaimana Kekayaan Yvon Chouinard Menjadi Kekuatan untuk Kebaikan
Sebagian besar pengusaha mengejar kekayaan tanpa henti. Tapi Yvon Chouinard berbeda. Pendiri Patagonia tidak pernah berniat membangun kerajaan yang akan menjadikannya salah satu orang terkaya di dunia—namun itulah yang terjadi.
Perjalanan Chouinard dimulai bukan di ruang rapat, tetapi di gunung dan di laut. Self-described sebagai “dirtbag”—istilah pendaki gunung untuk seseorang yang mengutamakan petualangan daripada akumulasi—dia menghabiskan tahun-tahun pembentukannya dengan mengasah keahliannya. Seorang anak yang merasa terpinggirkan dan lebih suka menyendiri di alam, dia menemukan panjat tebing pada usia 14 melalui klub falconry. Pada usia 16, dia sudah mencoba puncak secara solo. Ini bukanlah gangguan dari bisnis; ini adalah tujuan hidupnya. Sepanjang perjalanan, dia bekerja sebagai detektif swasta dan mengejar berbagai kegiatan outdoor sebelum mengarahkan hasratnya ke Patagonia bersama istrinya pada tahun 1973.
Perusahaan ini berkembang dengan filosofi sederhana: membuat perlengkapan outdoor berkualitas tanpa mengorbankan etika. Tapi kesuksesan datang dengan harga yang tidak nyaman. Ketika Forbes mengakui Chouinard sebagai salah satu miliarder dunia pada 2017, dia merasa hancur daripada merasa divalidasi. Mengumpulkan kekayaan $3 miliar bukanlah pencapaian baginya—itu adalah bukti kegagalan. Misi hidupnya selalu untuk memperbaiki dunia dan memajukan keadilan, bukan membangun kekayaan pribadi.
Kesadaran itu memicu keputusan radikal. Pada tahun 2022, di usia 83 tahun, Chouinard menjadi berita utama dengan mentransfer semua saham Patagonia ke Holdfast Collective, sebuah organisasi yang didedikasikan untuk perlindungan lingkungan dan aksi iklim. Secara bersamaan, dia mendirikan Patagonia Purpose Trust, sebuah dana abadi yang menghasilkan $100 juta dolar setiap tahun untuk upaya pelestarian planet.
“Alih-alih mengekstraksi nilai dari alam untuk memperkaya investor, kami akan menggunakan kekayaan Patagonia untuk melindungi alam itu sendiri,” jelasnya kepada staf dan pelanggan. Dia mengubah makna langkah tersebut: “Kami tidak go public—kami go public dengan tujuan.”
Transformasi ini mengungkap sesuatu yang jarang dibahas dalam lingkaran bisnis: kekosongan yang dialami beberapa orang saat mengejar kesuksesan konvensional. Kesediaan Chouinard untuk menolak status miliarder yang paling diidamkan menunjukkan pertanyaan yang lebih dalam bagi pengusaha di mana-mana—untuk apa sebenarnya kekayaan itu?