Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Kesenjangan Kekayaan yang Semakin Lebar: Bagaimana Perbedaan Pendapatan di Amerika Membandingkan dengan Negara Lain di Dunia
Amerika Serikat menonjol di antara negara maju karena satu alasan yang menyedihkan: konsentrasi kekayaan di tangan segelintir orang. Menurut London School of Economics and Political Science, Amerika menunjukkan ketimpangan kekayaan yang lebih ekstrem daripada ekonomi maju besar lainnya. Yang mengkhawatirkan adalah bahwa kesenjangan ini terus membesar daripada mengecil.
Perbedaan pendapatan antara warga terkaya dan termiskin—yang disebut ekonom sebagai ketimpangan pendapatan—telah mencapai proporsi bersejarah di AS, mencerminkan tingkat konsentrasi kekayaan yang terakhir terlihat selama tahun 1920-an.
Memahami Kekayaan: Lebih dari Sekadar Pendapatan
Meskipun pendapatan penting, gambaran nyata dari ketimpangan muncul saat memeriksa kekayaan bersih—jumlah dari apa yang Anda miliki dikurangi apa yang Anda hutang. Pertimbangkan seseorang dengan rumah seharga $400.000, tabungan dan investasi sebesar $100.000, hipotek sebesar $250.000, dan utang kartu kredit sebesar $10.000. Total aset mereka ($500.000) dikurangi total kewajiban ($260.000) menghasilkan kekayaan bersih sebesar $240.000.
Ketika peneliti mengukur kekayaan dengan cara ini, ketimpangan menjadi tidak bisa diabaikan. Per Q1 2025, 1% terkaya warga AS mengendalikan hampir 31% dari seluruh kekayaan bersih negara—naik secara dramatis dari 22,8% pada tahun 1989. Ini merupakan kembalinya konsentrasi ekstrem seperti era 1920-an.
Gambaran menjadi lebih suram bagi warga Amerika rata-rata. 10% teratas memegang lebih dari dua pertiga dari seluruh kekayaan, sementara separuh terbawah dari populasi memegang kurang dari 4%.
Di Mana Uang Sebenarnya Berada
Kelas atas dan bawah menyimpan kekayaannya secara berbeda. Kebanyakan orang di 90% terbawah memiliki kekayaan bersih yang terikat pada properti—biasanya tempat tinggal utama mereka. Sebaliknya, orang kaya mengkonsentrasikan kepemilikan mereka pada aset keuangan. Data dari Q1 2025 menunjukkan 1% terkaya memiliki sekitar 50% dari semua saham perusahaan dan saham reksa dana yang beredar.
Pendapatan: Mesin Ketimpangan
Ketimpangan pendapatan mendorong ketimpangan kekayaan. Menurut data dari Biro Sensus AS tahun 2023, 20% pendapatan tertinggi menguasai 51,9% dari total pendapatan, dengan 5% teratas saja mengklaim 23%. Sementara itu, 20% termiskin hanya mendapatkan 3,1% dari total pendapatan.
Ketimpangan pendapatan ini secara langsung berkorelasi dengan akumulasi kekayaan dari waktu ke waktu. Kompensasi CEO meningkat lebih dari 900% antara 1978 dan 2018, sementara gaji pekerja biasa hanya naik 11,9%—ketidakseimbangan mencolok ini menjelaskan mengapa ketimpangan semakin melebar.
Tiga Dekade Divergensi
Data historis dari National Bureau of Economic Research mengungkapkan tren yang mengkhawatirkan: orang kaya menjadi jauh lebih kaya sementara warga termiskin Amerika hampir tidak mengalami kemajuan atau bahkan semakin tertinggal.
Antara 1963 dan 2022, penelitian Urban Institute mendokumentasikan:
Sementara keluarga berpendapatan rendah mengalami kenaikan minimal, para penghasilan tertinggi mengalami pertumbuhan eksponensial, secara fundamental mengubah lanskap ekonomi Amerika.